Tutorial, Trik, Tips, Cara melakukan sesuatu

5 Teknik dasar permainan bola basket

Basket merupakan permainan bola yang dilakukan oleh dua tim dan di setiap timnya terdiri dari 5 orang. Dalam satu pertandingan dilakukan 2 babak. Untuk memenangkan pertandingan bola basket, setiap pemain harus bisa menguasai teknik-teknik bola basket dengan baik.
5 teknik permainan bola basket
5 Teknik dasar permainan bola basket

Bola basket dimainkan di lapangan yang panjangnya 26-14 meter. Permainan ini dimainkan dengan dua babak dan tiap babaknya berdurasi 20 menit. Dengan istirahat 10 menit saja yang bisa digunakan untuk memulihkan tenaga sembari mendengarkan arahan pelatih setelah melakukan evaluasi sepanjang permainan berlangsung.

Berikut ini 5 teknik dasar permainan bola basket

1. Teknik menggiring (dribbling)

Teknik dasar dribbling bola basket sama seperti dribbling ada sepak bola yaitu membawa bola untuk menghindari lawan dan menyerang lawan. Perbedaannya adalah dribbling pada bola basket dilakukan dengan cara memantul-mantulkan bola menggunakan satu telapak tangan yang terbuka. Bukan menggunakan kaki seperti sepak bola.

Ada 2 teknik dribbling dalam bermain bola basket, yaitu:

a. Dribble tinggi
Dribble tinggi dilakukan untuk menggiring bola secara cepat memasuki pertahanan lawan. Biasa teknik ini dilakukan ketika lawan berada jauh dari pemain yang melakukan dribbling.

b. Dribble rendah
Teknik dribble rendah dilakukan untuk mempertahankan bola dari rebutan lawan. Teknik ini digunakan ketika sedang berhadapan langsung dengan pemain lawan dan ingin membuat terobosan yang memanfaatkan kelengahan pemain lawan.

Ingat, dalam melakukan keduanya teknik dribbling tersebut kamu harus memantulkan bola setelah melakukan 3 pergerakan/langkah. Karena jika lebih dari itu maka akan dianggap pelanggaran dan menguntungkan lawan

2. Teknik mengoper (passing)

Teknik passing merupakan teknik yang harus dikuasai oleh setiap pemain bola basket agar bisa bermain secara kolektif. Teknik passing adalah gerakan melempar bola ke arah pemain yang satu tim. Passing dapat kamu lakukan menggunakan 2 tangan atau 1 tangan saja. Tujuan melakukan passing adalah untuk menjaga bola dari rebutan lawan dan menyusun serangan terobosan yang matang atau gerak tipuan.
Berikut ini beberapa jenis passing yang bisa dilakukan:

a. Overhead pass
Teknik passing yang dilakukan dengan bola diatasi kepala. Umpan jenis ini dilakukan untuk melakukan counter attack dengan melempar bola jauh ke daerah pertahanan lawan. Teknik ini juga dapat dilakukan ketika kamu dijaga ketat oleh pemain lawan. Teknik overhead pass ini merupakan langkah yang tepat untuk mencegah bola direbut oleh lawan ketika kamu menghadapi kepungan lawan.

b. Chest pass
Teknik passing chest pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan bola didepan dada. Teknik ini biasanya menggunakan dua tangan agar lemparan dapat lurus ke teman satu tim. Teknik ini adalah teknik paling sederhana dengan tingkat akurasi paling tinggi ketika melakukan lemparan ke arah pemain satu tim. Tips agar gerakan tidak terbaca oleh lawan adalah menggunakan gerakan tipuan. Cobalah untuk tidak melihat teman kamu secara langsung, karena hal ini akan membuat lawan dapat membaca pergerakanmu.

c. Bounce pass
Bounce pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan cara memantulkan bola ke bawah kemudian baru diterima oleh teman satu tim. Teknik ini digunakan untuk menghindari hadangan lawan. Alasan menggunakan teknik ini sama seperti chest pass namun berbeda cara melakukanya. Kelebihan teknik ini adalah dapat mengecoh lawan dengan operan pantulan bola namun memiliki kelemahan jika dibandingkan dengan chest pass yaitu tidak bisa melakukan operan jauh seperti chest pass karena sangat sulit melakukan pantulan hingga jarak jauh.

3. Teknik pivot

Seperti namanya pivot artinya tumpuhan. Teknik pivot biasanya digunakan untuk melakukan gerak tipu yaitu dengan cara menggerakkan badan dengan tumpuhan salah satu kaki dan kedua tangan menjaga bola dari rebutan lawan. Kaki yang menjadi tumpuan tidak boleh bergeser saat memutar badan dan usahakan yang menjadi kaki tumpuan adalah kaki yang terkuat.

4. Teknik shooting

Teknik shooting merupakan teknik menembak langsung bola ke dalam ring lawan untuk mendapatkan poin. Teknik ini merupakan teknik yang sangat penting dalam bermain bola basket. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk melakukan shooting diantaranya:

  • Menembak dengan teknik set shoot (posisi berdiri diam ditempat) dengan satu tangan
  • Menembak dengan teknik set shoot dengan dua tangan
  • Menembak dengan teknik jump shoot (disertai dengan lompatan)
  • Menembak dengan teknik lay up (dengan gerakan lari, langkah, dan loncatan)

5. Teknik rebound

Teknik rebound adalah teknik mengambil bola basket yang gagal masuk ring lawan. Teknik rebound merupakan teknik dasar permainan bola basket yang dapat membuat tambahan poin dari tembakan/lemparan temanmu yang gagal. Ada 2 tipe rebound, yaitu rebound ofensif dan rebound defensif. Rebound ofensif adalah teknik mengambil bola dari lemparan (shooting) teman yang gagal dan mencoba untuk memasukkan bola ke dalam ring lagi. Sedangkan rebound defensif adalah teknik mengambil bola dari lemparan lawan yang gagal masuk ke dalam ring agar lawan tidak memiliki peluang untuk mencoba memasukkan bola lagi ke dalam ring. Menguasai teknik rebound akan menyelamatkan tim dari kekalahan dan berpeluang untuk melakukan counter attack.
Share:

Macam-macam Teknik Passing Bola Basket beserta penjelasannya

Bola basket merupakan permainan bola yang dilakukan oleh dua tim dan di setiap timnya terdiri dari 5 orang. Dalam satu pertandingan dilakukan 2 babak. Untuk memenangkan pertandingan bola basket, setiap pemain harus bisa menguasai teknik-teknik bola basket dengan baik. Terutama teknik passing.
Pengertian dan Macam-macam Teknik Passing Bola Basket
Teknik passing dalam bola basket adalah suatu teknik yang dilakukan untuk mengumpan bola basket ke taman satu timnya. Passing biasanya dilakukan dengan satu tangan ataupun dua tangan. Berikut ini adalah beberapa macam teknik passing dalam bola basket:

1. Chest pass (operan dada)


macam-macam passing bola basket

Chest pass adalah teknik mengoper yang dilakukan dengan mengangkat bola di depan dada kemudian mendorongnya dengan kuat dan cepat ke arah teman satu tim. Chest pass ini merupakan teknik mengoper yang sangat cepat dan tepat sehingga cocok dan efektif digunakan  untuk mengoper saat tidak ada lawan yang menghalangi antara pengoper bola dan penerima bola.

2. Bounce pass

macam-macam passing bola basket

Bounce pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan memantulkan bola ke lantai. Hal ini bertujuan untuk mengecoh lawan dan menghindari lawan yang akan membendung dan merebut bola tersebut. Bounce pass biasa dilakukan ketika ada penghalang di antara pengoper dan penerima bola.

3. Overhead pass

macam-macam passing bola basket

Overhead pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan cara memegang bola diatas kepala kemudian melempar teman satu tim yang sedang tidak dijaga dengan ketat. Overhead pass ini sangat berguna untuk menghindari sambaran dari lawan yang berada tepat di depan kita. Teknik overhead pass ini umumnya digunakan ketika postur tubuh pengoper dan penerima lebih tinggi dari pemain lawan yang menghadang.

4. Baseball pass

macam-macam passing bola basket

Baseball pass adalah teknik passing jarak jauh yang dilakukan menggunakan satu tangan. Operan ini kurang akurat ketika dilempar ke arah yang di tuju (teman satu tim), tapi operan ini bisa digunakan untuk serangan balik cepat ketika pemain lawan belum kembali ke daerah pertahanannya.

5. Back pass


Back pass adalah teknik passing Cang dilakukan menggunakan satu tangan dari arah belakang punggung. Operan ini biasanya digunakan untuk menyerang dan menerobos pertahanan lawan secara cepat. Teknik back pass ini bisa digunakan dengan baik ketika pengoper dan penerima baik berada pada jarak yang dekat.

Demikian pengertian tentang passing bola basket dan macam-macam nya, semoga bermanfaat bagi kalian yang ingin belajar tentang bola basket. Sekian terima kasih ??????
Share:

Pengertian Dribbling Bola Basket beserta Cara Melakukannya


Bola basket merupakan permainan bola yang dilakukan oleh dua tim dan di setiap timnya terdiri dari 5 orang. Dalam satu pertandingan dilakukan 2 babak. Untuk memenangkan pertandingan bola basket, setiap pemain harus bisa menguasai teknik-teknik bola basket dengan baik, terutama teknik dribbling.

penhertian dribbling beserta cara melakukannya
Pengertian Dribbling Bola Basket beserta Cara Melakukannya
Dribbling adalah teknik yang dilakukan untuk membawa bola basket dengan cara memantul-mantulkan bola ke lantai menggunakan satu tangan atau secara bergantian dan dapat dilakukan dengan berjalan ataupun berlari. Dribbling hanya boleh dilakukan dengan satu tangan atau bisa dilakukan dengan bergantian tangan kanan dan kiri. Dribbling bertujuan untuk membawa bola ke depan dan menghindari dari rebutan lawan. Dribbling biasanya dilakukan dengan posisi tubuh diantara bola dan lawan. Jadi ketika bola akan direbut lawan maka badan dapan digunakan untuk menghalangi rebutan.

Dalam permainan bola basket dribbling bertujuan untuk:

  1. Untuk membawa bola ke depan ke daerah lawan yang bertujuan untuk memasukkan bola ke ring lawan.
  2. Untuk menyusup dan menerobos pertahanan lawan dan untuk mengacaukan pertahanan lawan.
  3. Untuk mengendalikan permainan.

Dribbling adalah teknik yang wajib dikuasai oleh semua pemain bola basket. Untuk dapat menguasai teknik dribbling dengan benar pemain perlu memahami tata cara melakukan dribbling yang benar. Berikut bagaiman cara melakukan dribbling dengan benar:

  1. Berdiri secara rilex dengan posisi salah satu kaki sedikit ke depan.
  2. Peganglah bola dengan kedua tangan dengan posisi tangan kiri di bawah bola dan tangan kanan diatas bola.
  3. Condongkan badan ke depan
  4. Pantulan bola ke lantai menggunakan satu tangan dan perhatikan bola untuk permulaan
  5. Gerakan lengan hampir sepenuhnya
  6. Memantulkan bola di lakukan dengan cara menekan bola ke bawah menggunakan jari-jari dan bantuan pergelangan tangan, bukan dilakukan dengan cara memukul bola
  7. Jinakkan bola dengan mengikuti pergerakan ke atas dengan jari-jari dan pergelangan tangan baru kemudian menekan ke bawah
  8. Setelah bisa merasakan irama pantulan bola dan dapan melakukan dribble di tempat dengan lancar, mulailah dribble dengan berjalan maju
  9. Jika sudah dapat menguasai dribbling dengan melihat bola, mulailah dengan dribbling tanpa melihat bola
  10. Cobalah dengan dribbling rendah, rendah dan maju, mundur, berliku-liku atau sebagainya sampai Anda menjiwai bola.
Teknik dribbling dalam bola basket sangatlah penting. Tapi dribbling secara berlebihan juga tidak baik. Karena dribbling yang berlebihan akan membuat teman tim di hadang oleh lawan karena tidak bergerak dan bola dapat direbut. Terlalu banyak dribbling menunjukkan bahwa tim kurang dalam kerja sama dan akan menguras stamina dengan cepat.
Share:

Pengertian Pivot Bola Basket dan Cara melakukannya

Bola basket merupakan permainan bola yang dilakukan oleh dua tim dan di setiap timnya terdiri dari 5 orang. Dalam satu pertandingan dilakukan 2 babak. Untuk memenangkan pertandingan bola basket, setiap pemain harus bisa menguasai teknik-teknik bola basket dengan baik. Terutama teknik pivot

Pivot dalam bola basket adalah gerakan memutar dengan salah satu kaki menjadi porosnya dan tangan dalam keadaan memegang bola. Pivot dapat dilakukan dengan memutar badan ke depan ataupun ke belakang. Tujuan pivot adalah untuk menghindari sergapan lawan yang ingin merebut bola.
Pengertian Pivot Bola Basket dan Cara melakukannya

Dalam melakukan pivot pertahankan bola dari rebutan lawan. Kemudian dengan gerakan satu kaki dan kaki satunya menjadi porosnya badan dapat berputar hingga 360. Saat melakukan pivot kaki yang menjadi porosnya tidak boleh bergeser ataupun berpindah tempat karena sebagai poros. Apabila kedua kaki tersebut bergeser atau berpindah tempat maka akan dinyatakan sebagai pelanggaran.

Berikut 3 jenis pivot dalam permainan bola basket berdasarkan pergerakannya
  • Pivot lalu dribble
  • Pivot lalu passing
  • Pivot lalu shooting

Sendangkan berdasarkan bentuknya ada 2 yaitu:
  • In front pivot
  • Reverse pivot

Berikut cara melakukan pivot dengan baik dan benar
  1. Pilihlah salah satu kaki yang ingin dijadikan sebagai poros
  2. Kemudian angkat kaki dan pindahkan kaki untuk melakukan gerakan memutar dan kaki satunya tidak boleh bergeser
  3. Tangan dalam keadaan memegang dan menjaga bola dari sergapan lawan yang ingin merebut bola
  4. Badan berada antara bola dan lawan yang ingin merebut guna menghalangi lawan untuk merebut bola
  5. Setelah melakukan pivot dan ada kesempatan untuk bergerak, anda bisa meneruskannya dengan gerakan passing, dribbling, atau shooting.


Demikian artikel tentang pengertian dan cara melakukan pivot dalam bola basket. Semoga bermanfaat..

Baca juga:



Share:

Posisi Pemain Bola Basket beserta Tugasnya

Dalam permainan bola basket, 1 regu terdiri 5 pemain dan setiap pemain tersebut memiliki peran dan tugas yang berbeda.

Setiap pemain wajib mengetahui tugas dan peran posisi yang dimainkannya, karena jika tidak dapat mengetahui hal tersebut dapat di pastikan kalau pemain tersebut tidak dapat bermain dengan baik, bahkan dapat merusak permainan tim. Oleh karena itu setiap pemain profesional wajiw mengetahui tugas dan peran posisi pemain bola basket.
Formasi Permainan Bola Basket dan gambarnya
Formasi Permainan Bola Basket dan gambarnya

3 Posisi Pemain Bola Basket dan Fungsinya
Guard, guard terdiri dari dua macam yaitu point guard dan shooting guard
Forward, forward juga ada 2 macam yaitu small forward dan power forward
Center
Berikut ini posisi pemain bola basket beserta fungsinya

Guard

Point guard adalah posisi pemain bola basket yang memiliki tugas utama sebagai pengatur permainan, baik mengatur pertahanan maupun mengatur penyerangan. Tapi tugas yang paling banyak diberikan oleh posisi point guard adalah sebagai assist yaitu untuk mengoper bola ke depan agar dapat mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam ring .

Shooting Guard adalah seorang pemain basket yang memiliki tugas utama untuk memasukkan bola ke dalam ring. Untuk posisi ini pelatih memilih pemain yang memiliki akurasi tembakan uang baik agar tidak membuang peluang yang percuma. Selain itu postur tubuh yang tinggi dan kecepatan juga merupakan hal yang harus dipertimbangkan untuk posisi ini.

Posisi Forward

Small forward adalah posisi pemain yang bervariasi, untuk menempati posisi ini pemain harus memiliki kemampuan dribble, passing, dan shooting yang baik. Dalam keadaan menyerang biasanya berada di dekat garis key hole yang kemudian akan melakukan penetrasi ke daerah lawan dan kemudian memberi umpan ke teman atau langsung melakukan tembakan ke ring.

Power forward adalah pemain yang biasa berada di bawah ring baik dalam kondisi bertahan atau menyerang. Pemain yang menempati posisi power forward biasanya memiliki postur tubuh yang tinggi, hal ini bertujuan agar bola rebound dapat di ambil dengan mudah atau dapat menghalangi lawan saat bola rebound.

Posisi center

Center adalah pemain yang memiliki tugas bertahan saat terjadi serangan. Pemain yang menempati posisi center biasanya memiliki tubuh yang paling besar dan tinggi dalam suatu tim. Posisi center merupakan posisi yang paling sering melakukan pelanggaran karena bagi posisi center melakukan pelanggaran merupakan strategi yang harus dilakukan dalam keadaan tertentu.

Jadi selain melakukan kerja sama yang baik, setiap pemain juga harus berada pada posisi yang di tentukan dan melakukan tugasnya dengan baik. Jika setiap pemain tidak berdaya dalam posisinya dan tidak melakukan tugasnya maka permainan satu tim akan hancur tidak teratur.
Share:

Pengertian rebound bola basket beserta cara melakukannya

Bola basket merupakan permainan bola yang dilakukan oleh dua tim dan di setiap timnya terdiri dari 5 orang. Dalam satu pertandingan dilakukan 2 babak. Untuk memenangkan pertandingan bola basket, setiap pemain harus bisa menguasai teknik-teknik bola basket dengan baik. Terutama teknik rebound.

Rebound adalah teknik mengambil bola yang berasal dari tembakan yang gagal masuk ring basket. Pemain yang biasanya melakukan rebound adalah pemain yang berada pada posisi power forward dan center. Pemain yang memiliki postur tubuh yang lebih tinggi dan besar akan berpeluang besar mendapatkan bola rebound.
pengertian rebound bola basket beserta cara melakukannya
Pengertian rebound bola basket beserta cara melakukannya

Ada 2 macam teknik rebound dalam bola basket, yaitu:
Offensive rebound, yaitu rebound yang berhasil dilakukan ketika pemain satu timnya gagal melakukan shooting.
Defensif rebound adalah rebound yang terjadi ketika pemain mendapatkan bola yang berasal dari pantulan bola yang gagal dimasukkan oleh pemain lawan

Untuk dapat melakukan rebound yang benar dan tepat, pemain harus melakukan langkah demi langkah dengan benar. Berikut langkah-langkah bagaimana cara melakukan rebound:

  1. Buka kedua kaki dan lutut agak sedikit ditekuk untuk bersiap melakukan lompatan.
  2. Saat bola datang lompat setinggi mungkin dengan bantuan ayunan tangan
  3. Ketika melompat (berada di udara) badan dalam keadaan lurus dan kedua tangan lurus keatas siap menangkap bola
  4. Pandangan mata harus fokus ke arah datangnya bola
  5. Saat bola berada pada jangkauan, tangkap bola dan tarik ke depan dada untuk menghindari dari sergapan lawan.
  6. Lakukan pendaratan dengan sempurna, kaki rileks dan tidak kaku
pengertian rebound bola basket beserta cara melakukannya


Langkah-langkah diatas akan dapat dilakukan dengan baik jika pemain rutin melakukan latihan. Untuk dapat mendapatkan bola rebound dan memanfaatkannya dengan baik perlu melakukan beberapa latihan seperti berikut:

Latihan menyentuh ring basket
Latihan ini mudah dilakukan dan berguna untuk membuat lompatan lebih tinggi dan tepat sasaran. Cara melakukan latihan ini yaitu dengan melakukan lompatan setinggi mungkin dan kemudian menyentuh ring basket.

Latihan tips
Cara melakukan latihan tips adalah dengan memantulkan bola menggunakan tangan kiri sambil melompat. Dan pantulan terakhir dapat dilakukan tembakan ke ring. Kemudian lakukan latihan yang sama menggunakan tangan kanan. Lakukan pengontrolan bola yang baik.

Latihan box out.
Cara latihan rebound yang satu ini dapat meminta bantuan 2 orang temanmu. Caranya cukup mudah yaitu, satu orang melakukan tembakan ke ring dan 2 orang lainnya berada di bawah ring. Jika tembakan tidak masuk maka 2 orang tersebut dapat melakukan rebound kemudian pivot setelah mendapatkan bola, atau bisa langsung melakukan tembakan.

Cara-cara  tersebut dapat dilakukan dengan mudah untuk meningkatkan kemampuan rebound. Lakukan litahan tersebut secara rutin untuk benar-benar menguasai rebound. Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat dan selamat berlatih.
Share:

Pengertian Shooting Bola Basket beserta Cara Melakukannya

Jelaskan cara menangkap bola dalam permainan bola basket brainly?
Cara melakukan shooting ball pada permainan  bola basket merupakan satu keahlian yang harus dikuasai pemain. Perlu kalian ketahui bahwa Bola basket merupakan permainan bola yang dilakukan oleh dua tim dan di setiap timnya terdiri dari 5 orang. Dalam satu pertandingan dilakukan 2 babak. Agar kemenangan dalam setiap pertandingan bola basket, setiap individu harus bisa menguasai teknik bola basket benar dan baik. Terutama teknik melempar bola atau teknik shooting ball.

Setelah kemarin kita mempelajari tentang cara menangkap bola pada permainan bola basket, post kali ini tentang cara melempar bola basket atau shooting bola basket. Teknik dasar permainan bola basket ini juga harus dikuasai sepenuhnya oleh pemain, karena sangat menentukan kemenangan dalam satu pertandingan.

Teknik shooting dalam bermain basket ialah teknik menembak bola basket ke ring basket untuk mendapatkan poin. Shooting bola basket dapat menggunakan satu tangan ataupun dua tangan. Untuk dapat melakukan shooting yang baik kalian perlu melakukan latihan yang rutin dan melakukan langkah demi langkah dengan baik dan benar.

Berikut ini bagaimana cara melakukan shooting dengan menggunakan dua tangan dan satu tangan
1. Menembak bola basket (shooting) menggunakan dua tangan
  1. Pertama berdiri tegak menghadap arah gerakan bola dengan sikap melangkah kaki lurus ke depan
  2. Kedua lutut agak di tekuk dan direndahkan
  3. Bola di pegang pada bagian samping bawah menggunakan kedua telapak tangan dan jari-jari terbuka
  4. Pandangan ke arah sasaran (ring)
  5. Dorong bola ke depan atas ke arah sasaran sampai lengan lurus dengan bantuan pinggul, tumit, dan lutut naik
  6. Lepaskan bola dari telapak tangan di saat lengan lurus dan saat pelepasan bola dibantu dengan dorongan pergelangan tangan dan jari-jari
  7. Bentuk arah bola yang benar adalah seperti parabola atau melengkeng
  8. Akhir gerakan lengan lurus rileks ke depan dan arah pandangan mengikuti gerakan bola
pengertian shooting bola basket beserta cara melakukannya
cara melempar bola basket
2. Menembak bola basket (shooting) menggunakan satu tangan
  1. Pertama, berdiri tegak menghadap arah gerakan bola dengan lutut agak sedikit ditekuk
  2. Bola dipegang di bagian bawah menggunakan telapak tangan dan jari-jari dalam keadaan terbuka
  3. Dan tangan satunya membantu menjaga keseimbangan dengan menahan bagian samping bola
  4. Pandangan ke arah sasaran (ring)
  5. Lanjutkan dengan gerakan mendorong bola menggunakan satu tangan ke arah atas depan sampai lengan lurus bersamaan dengan pinggul, lutut, dan tumit naik.
  6. Lepaskan bola saat lengan lurus disertai dengan bantuan dorongan pergelangan tangan dan jari-jari
  7. Arah bola uang benar adalah seperti bentuk parabola atau melengkung
  8. Akhir gerakan lurus ke depan dan rileks
  9. Pandangan mengikuti arah gerakan bola
pengertian shooting bola basket beserta cara melakukannya
Pengertian Shooting Bola Basket beserta Cara Melakukannya
Ingat, selain kalian melakukan langkah-langkah dengan baik kalian juga harus selalu berlatih untuk benar-benar menguasai teknik shooting.

Selain Pengertian Shooting Bola Basket beserta Cara Melakukannya  seperti yang dibahas diatas, shooting juga dapat di lakukan dengan berbagi teknik. Akan saya bahas di artikel selanjutnya Cara Menggiring Bola. Sekian terima kasih..
Share:

Cara Memegang Bola Basket

Pada post kali ini adalah cara memegang bola basket yang benar, teknik dasar permainan bola basket yang perlu dikuasai oleh setiap pemain bola basket. Banyak pemain yang baru bermain permainan bola basket menyepelekan teknik cara memegang bola basket, padahal ini adalah teknik dasar bola basket yang paling mendasar, yang perlu dikuasai oleh setiap pemain bola basket sebelum mempelajari teknik basket yang lain. Teknik cara memegang bola basket dipelajari bukan hanya karena peraturan permainan bola basket, namun juga merupakan salah satu cara untuk mencegah cidera akibat memegang bola dengan cara yang salah.

Cara Memegang Bola Basket

Dalam permainan bola basket, teknik cara memegang bola yang benar akan mendukung seorang pemain yang akan mendominasi jalannya permainan sehingga strategi dapat dijalankan sesuai yang ditetapkan.
Jelaskan cara memegang bola basket yang benar? 
Langkah awal yang harus dikuasai untuk memegang bola basket pertama dengan sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan memegang bagian samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Posisi bagian ibu jari terletak dekat dengan badan pada bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Langkah kedua sikap kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan.
Posisi badan sedikit condong ke arah depan dan posisi lutut rileks. Walaupun sepertinya agak sulit untuk dipraktekkan, namun kalau teknik ini sudah dilakukan setiap hari dan terbiasa cukup mudah dilakukan.

Cara Memegang Bola Basket
Jelas Cara Memegang Bola Basket ?

Teknik Dasar Bola Basket

Satu lagi yang membuat teknik cara memegang bola basket itu penting adalah karena dalam
cara memegang bola basket permainan bola basket bola hampir selalu dipegang. Bola basket selalu dipegang sebelum melakukan passing teman se tim, disamping itu pemain juga memegang bola basket ketika meangkap atau menerima operan dari rekannya. Begitu juga jika kita ingin melakukan tembakan (shooting), sebelumnya kita harus memegang bola basket dengan benar agar bola dapat dikendalikan dan akhirnya masuk ke ring basket.
  
Teknik Permainan Bola Basket ketika menangkap bola yang perlu diperhatikan agar bola tepat berada dalam penguasaan seorang pemain. Bola ditangkap dengan bagian telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan posisi pergelangan tangan harus rileks. Ketika posisi  bola basket berada diantara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Teknik untuk menangkap bola basket atau yang biasa disebut dengan catching ball terdiri dari dua macam cara yaitu pertama menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.
Ketika menangkap bola, cara ini bisa dilakukan dengan dua atau satu tangan. Menanggkapan bola menggunakan dua tangan adalah sebagai berikut:
Berdiri menghadap sasaran
Kedua kaki dibuka selebar bahu dan lutut ditekuk
Posisi badan sedikit mengarahcondong ke arah depan, kedua tangan siap di depan dada
Tangan diluruskan  ke depan menjangkau bola dengan telapak terbuka, ibu jari berdekatan. Ketika bola tertangkap oleh tangan segera ditarik ke belkang mendekati dada.
Memegang bola basket memang tidak sembarangan, ada tekniknya juga dan itu penting untuk dipelajari oleh setiap pemain bola basket.

Share:

Permainan Bola Basket

Salah satu cabang olahraga yang banyak digemari dan diminati oleh pemuda adalah Permainan Bola Basket. Tidak hanya anak-anak, remaja bahkan orang tua pun sangat menggemarinya.  Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, permainan bola basket juga lebih kompetitif karena tempo permainan cenderung lebih cepat jika dibandingkan dengan olahraga bola yang lain, seperti voli dan sepak bola. 

Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.
Permainan Bola Basket
Permainan Bola Basket

Ada 3 posisi utama dalam bermain basket, yaitu : 
1) Forward, pemain yang tugas utamanya adalah mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan, 
2) Defense, pemain yang tugas utamanya adalah menjaga pemain lawan agar pemain lawan kesulitan memasukkan bola, dan 
3) Playmaker, pemain yang menjadi tokoh kunci permainan dengan mengatur alur bola dan strategi yang dimainkan oleh rekan-rekan setimnya

Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan lebar 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.
Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.
Waktu permainan 4 X 10 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di antara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.
Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 - 650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.
Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.

Sejarah bola basket

Kisah basket dimulai saat 1891, guru Pendidikan Jasmani Kanada bernama James Naismit yang bekerja di sebuah sekolah di Springfield, Mass, Harus membuat olahraga baru atas perintah kepala sekolah untuk menjadi alternatif bagi American Football and Baseball yang Jika mereka berlatih di luar negeri dan di musim dingin tidak mungkin berlatih (sangat dingin dan salju).Saat itulah ia memutuskan untuk membuat olahraga yang tidak memiliki kontak fisik karena kemungkinan luka, terutama karena lantai kayu dan yang menggunakan kaki,Dia memutuskan untuk menggantung dua keranjang buah persik ke 3,05 meter dari tanah (ukuran yang belum pernah diubah sampai hari ini) dan permainannya terdiri dari meletakkan bola ke keranjang lawan. Logo Startup membuat aturan utama 13 dimana game diperintah.Beberapa perubahan segera muncul untuk memotong bagian bawah keranjang sehingga orang tidak akan selalu harus mengganggu permainan saat seseorang menandainya. Tabel diimplementasikan, yang memunculkan rebound, antara lain.Permainan ini sangat populer dan di 1936 sudah memulai debutnya sebagai modalitas Olimpiade.

Peraturan Permainan Bola Basket

Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut:
Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh ainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang

Teknik dasar bola basket

Ada beberapa teknik dasar dalam olahraga bola basket yakni: passing dan catching,dribbling, shooting, pivot, jump stop,dan rebound. Seorang pemain dalam usia dini atau dari pemula, mereka harus kuat dalam segi teknik dasar. Apabila seorang pelatih tidak memberikan sebuah materi latihan dasar penguatan teknik, maka untuk melakukan sebuah gerakan atau sistem latihan yang lebih rumit pemain tersebut tidak akan bisa mengikuti instruksi dari pelatih. Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat rebound yaitu make contact, box out, dan jump to the ball. Dalam era basket modern sekarang ini diperlukan gerakan rebound dalam suatu pertandingan. Apabila sebuah tim tidak mempunyai keinginan untuk melakukan defensive rebound maupun offensive rebound, dapat dipastikan tim itu akan kehilangan banyak kesempatan kedua untuk melakukan score pada saat pertandingan.

Maka untuk menambah sedikit wawasan dalam teknik permainan bola basket, dengan ini saya coba memberikan beberapa teknik dasar dalam olahraga bola basket agar menjadi lebih mudah dimengerti dan bisa dipelajari sendiri, diantaranya sebagai berikut:

1. Passing dan Catching
Passing berarti mengoper, sedangkan catching artinya menangkap. Setiap pemula harus belajar mengenai cara mengoper dan menangkap bola dengan temannya. Ingat, kemampuan mengoper dan menangkap harus sama baiknya, tidak boleh hanya mahir sebagian. Dalam passing terdapat beberapa teknik antara lain :
A.Chest pass (operan setinggi dada)
Operan ini dimulai dari memegang bola di depan dada,  kemudian bola dilempar lurus dengan telapak tangan ke arah luar.
B. Bounce pass (operan pantul)
Sama dengan chest pass, bedanya hanya lemparan diarahkan ke lantai, usahakan titik pantulnya berada di 3/4 jarak dari pengoper bola.
C. Overhead pass (operan diatas kepala)
Operan dilakukan dengan kedua tangan berada di atas. Penerima bola juga menangkap dengan posisi tangan di atas.
D. Baseball pass 
Operan ini dilakukan di atas/belakang kepala, bertujuan agar passing melambung dan melewati lawan. Operan jarak jauh yang dilakukan biasanya lebih dari setengah panjang lapangan. Operan ini tidak terlalu akurat namun berguna pada fast break.
E. Behind the back pass
Teknik gerakan behind the back pass merupakan gerakan yang rumit untuk para pemula. Butuh latihan tekun dan berulang-ulang untuk bisa melakukan gerakan ini dengan baik dan benar. Operan ini sekarang sudah menjadi senjata menyerang yang umum. Keunggulan umpan ini yaitu lawan tidak mengetahui sasaran yang ingin dituju.

2. Dribbling (menggiring bola)


Prinsip dalam mengajarkan teknik dribble antara lain:

•    Kontrol pada jari-jari tangan
•    Mempertahankan tubuh tetap rendah
•    Kepala tegak
•    Melatih kedua tangan agar sama-sama memiliki dribble yang bagus
•    Lindungi bola (protect the ball)
Macam-macam dribble :
·         Change of pace dribble
·         Low or control dribble
·         High or speed dribble
·         Crossover dribble
·         Behind the back dribble
·         Between the legs dribble

3. Shooting (menembak bola ke arah keranjang)


A.  Set shoot
Tembakan ini jarang dilakukan pada permainan biasa. Karena jika penembak tidak melompat, maka tembakannya akan mudah dihalangi. Umumnya tembakan ini dilakukan saat lemparan bebas atau bila memungkinkan untuk menembak tanpa rintangan (free throw).
B. Lay-up shoot
Lay-up dilakukan di akhir dribble. Pada jarak beberapa langkah dari ring, penggiring bola secara serentak mengangkat tangan dan lutut ke atas ketika melompat ke arah keranjang.

C. Jump shoot
Tembakan ini sering dilakukan saat pemain menyerang tidak bisa mendekati keranjang. Tembakan ini sangat sulit dihalangi karena dilakukan pada titik tertinggi lompatan vertical penembak.

4. Cara berputar (Pivot)
Pivot adalah gerakan memutar badan dengan menggunakan salah satu kaki sebagai poros putaran (setelah kita menerima bola). Ada tiga alternatif gerakan yang bisa dilakukan:
A. Pivot kemudian dribble (membawa bola)
B. Pivot kemudian passing (melempar bola)
C. Pivot kemudian shooting (menembakan bola)
5. Jump stop
Jump stop merupakan sebuah gerak berhenti terkendali dan dengan menggunakan dua kaki. Jump stop bisa digunakan pemain penyerang untuk memantapkan kaki yang akan dipakai untuk pivot (poros), menghindari traveling, dan mempertahankan keseimbangan tubuh dengan baik.

6. Rebound
Dalam permainan bola basket terdapat beberapa teknik dasar seperti Passing, Dribbling, Shooting, Pivot, Rebound berikut penjelasannya:

Atau Lebih sederhana 
1. Passing
Passing adalah tiknik yang digunakan pemain basket untuk mengopor ketemanya yang tidak dijaga pemain lawan.Dalam permainan bola basket, terdapat beberapa teknik mengoper (passing) yang berbeda:
a. Chest Pass (operan setinggi dada)
Operan ini dilakukan dengan memegang bola didepan dada, kemudian bola dilempar lurus kedepan.
b. Bounce Pass (operan pantul)
Untuk melakukan operan ini, bola berawal pada posisi sejajar dengan dada, lalu dioper dengan cara memantulkan bola kearah lantai.
c. Overhead Pass (operan diatas kepala)
Operan ini dilakukan dengan kedua tangan berada diatas dan penerima bola pun juga harus menerimanya dengan posisi tangan diatas
d. Behind the Back Pass
Operan ini dilakukan dengan cara mengoper bola dari tangan yang berposisi dibelakang punggung, sehingga lawan tidak mengetahui posisi sasaran yang dituju.
2. Dribbling (Menggiring bola)
Prinsip dasar menggiring bola dalam permainan bola basket yaitu kontrol pada jari-jari, kepala tegak, mempertahankan tubuh yang rendah, melindungi bola, dan melatih kedua tangan agar sama-sama dapat menggiring bola dengan baik.
Berikut beberapa tips dribbling yang benar:
Anda harus bisa menggiring bola dengan tangan kanan maupun kiri sampai benar-benar dapat menguasainya.
Jangan menundukkan kepala pada saat sedang menggiring bola karena pandangan Anda harus selalu mencari posisi yang tepat untuk menghindari sergapan lawan dan jangan sampai mengoper ke tim lawan.
Setelah Anda menguasai dribbling, Anda juga harus belajar melakukan pertahanan, karena kalau tidak bola akan mudah direbut oleh lawan. Cara melakukan pertahanan adalah dengan memposisikan lengan kiri sejajar dengan dada, menjulur kearah lawan sehingga lawan tidak bisa merebut bola.
3. Shooting (Menembak bola)
Gerakan ini adalah menembakkan bola kearah keranjang lawan untuk mendapatkan poin.
Beberapa tips shooting yang benar:
Pegang bola dengan 2 tangan agar bola bisa terarah dengan baik.
Dalam pegangan, buat sudut 90 derajat antara tangan kiri dan kanan atau sebaliknya.
Setelah itu angkat bola sampai diatas kepala dan arahkan bola ke ring. Posisi kedua kaki mengarah ke ring basket. Buat tekukan sehingga ada gaya pegas otot kaki. Lengan di tekukkan untuk melontarkan dan bukan mendorong.
Shooting yang baik adalah dengan satu tangan, dan yang satu lagi untuk mengarahkan.
Saat melempar bola, tenaga harus datang dari kedua kaki dan bukan dari tangan, dan badanpun harus mengikuti gerakan menembak.
4. Pivot (Cara berputar)
Pivot adalah gerakan memutar badan dengan menggunakan salah satu kaki sebagai poros putaran. Pivot dapat dilakukan sebelum melakukan dribbling, passing ataupun shooting.
5. Rebound
Rebound merupakan suatu usaha untuk mengambil atau menangkap bola yang datangnya memantul dari papan atau keranjang akibat dari tembakan yang tidak berhasil.Sama seperti olahraga lainnya, untuk dapat mahir bermain basket, tentunya Anda harus banyak berlatih. Coba praktekkan teknik-teknik yang disebutkan diatas dan terus berlatih hinga dapat benar-benar menguasainya.
Video Permainan Bola Basket
Semoga Bermanfaat
Share:

Teknik Dasar Bola Basket dan Pengertiannya

Bola basket adalah olahraga bola yang menggunakan keranjang atau ring sebagai tempat untuk mencetak angka. Olahraga ini dilakukan oleh dua tim yang masing-masingnya terdiri dari 5 orang sehingga disebut sebagai olahraga bola berkelompok. Kedua tim ini saling bertanding antara satu sama lain untuk memasukkan bola ke ring/keranjang lawan. Bola basket dapat dilakukan di dalam ruangan ataupun di luar ruangan. Menurut Ahmadi (2007:2) permainan bola basket adalah permainan yang sederhana, mudah dipelajari dan dikuasai dengan sempurna yang juga menuntut perlunya melakukan suatu latihan baik (disiplin) dalam rangka pembentukan kerja sama tim.

Teknik Dasar Bola Basket dan Penjelasannya

Setiap cabang olahraga memiliki teknik-teknik dasar yang harus dikuasai agar bisa memainkannya dengan benar. Bagi seorang atlet khususnya, mereka harus menjalani beberapa tahapan pembinaan dan pelatihan. Dalam masa pembinaan dan pelatihan ini mereka diajarkan bagaimana cara melakukan teknik dasar tersebut dengan benar. Adapun teknik dasar dalam permainan bola basket, yaitu sebagai berikut :

Cara Bermain Bola Basket

1. Cara Memegang Bola
Meski tampaknya sesuatu yang sederhana dan sering disepelekan tetapi memegang bola basket tidak sembarangan, ada teknik yang harus dilakukan agar bola tersebut benar-benar berada dalam kontrol tangan kita dan tidak terlepas.
Adapun teknik dasar memegang bola basket yang benar, adalah sebagai berikut :
  1. Pegang bola basket dengan kedua tangan
  2. Untuk memegang bola kedua telapak tangan harus dibuka lebar seperti halnya memegang mangkok besar
  3. Kedua telapak tangan berada di sisi kanan dan kiri bola serta berada agak di belakang
  4. Jari-jari tangan direntangkan semua dan melekat di bagian tengah sisi kanan dan kiri bola
  5. Kedua kaki dibuka lebar, posisi salah satu kaki agak ke depan
  6. Badan sedikit condong ke depan dan lutut tidak kaku (rileks)

2. Passing dan Catching (Melempar dan Menangkap Bola)
Melempar dan menangkap bola (passing and catching) adalah suatu gerakan yang merujuk pada memberi dan menerima umpan antar pemain dalam satu tim. Bola basket memiliki ritme permainan yang sangat cepat oleh karena itu kerja sama tim yang baik sangat dibutuhkan dalam permainan ini agar dapat mencetak angka. Memberi dan menerima umpan akan berjalan lancar seperti yang direncanakan hanya jika tim yang bersangkutan telah memiliki kerja sama yang solid.
Cara menangkap bola (catching) :
Raih bola dengan telapak tangan yang terbuka lebar dan jari-jari terentang
Begitu bola berada di telapak tangan, genggam bola tersebut dengan merentangkan jari tangan selebar mungkin ke sisi bola sambil ditarik ke belakang mendekat ke badan
Melempar bola (passing) terdiri dari 5 cara, antara lain :
Chest Pass : melempar bola dari posisi dada
Overhead Pass : melempar bola dari posisi di atas kepala
Bounce Pass : melempar bola dengan cara memantulkan bola ke lantai
Baseball Pass : melempar bola dari posisi diatas atau di belakang kepala
Behind Back Pass : melempar bola dari belakang tubuh dengan memantulkan ke lantai

3. Dribbling (Menggiring Bola)
Menurut Ambler Vic (1990:10) menggiring bola dalam permainan bola basket adalah gerakan membawa bola dengan cara memantul-mantulkannya ke lantai. Berdasarkan pengertian yang dikemukakan oleh Ambler Vic tersebut, dapat disimpulkan bahwa dribbling atau menggiring bola adalah cara membawa bola dengan memantul-mantulkannya ke lantai yang dapat dilakukan dengan dua tangan atau satu tangan secara bergantian baik sambil berlari cepat maupun setengah berlari. Satu poin penting yang harus diperhatikan dalam gerakan menggiring bola ini adalah menjaga kontrol tangan terhadap bola sehingga bola tersebut tidak direbut oleh tim lawan.
Menggiring bola terdiri dari dua cara yakni menggiring bola rendah (posisi dibawah lutut) dan menggiring bola tinggi (posisi lebih tinggi dari lutut). Kedua teknik ini memiliki tujuan masing-masing yakni menggiring bola rendah untuk melindungi bola dari jangkauan lawan sedangkan menggiring bola tinggi sebagai persiapan untuk melakukan serangan ke daerah pertahanan lawan.

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menggiring bola, adalah sebagai berikut :
  1. Memantulkan bola ke lantai dengan satu tangan
  2. Mengontrol bola dalam genggaman jari-jari tangan, menjaga agar bola tidak bergerak tanpa arah
  3. Ketika bola dipantulkan, tangan harus mengikuti arah bola lalu sesegera mungkin menempelkan telapak tangan pada bola
  4. Saat menggiring bola, siku tangan harus lurus sementara pergelangan tangan dilenturkan
  5. Tubuh tidak boleh terlalu tegak melainkan harus dalam keadaan setengah membungkuk, hal ini bertujuan agar lebih mudah menggiring bola
  6. Kepala tegak lurus menghadap ke depan, hal ini untuk melihat lawan yang ada di depan mata
  7. Memanfaatkan kedua tangan dalam melakukan dribbling bola, agar bola yang berada di tangan kita tak mudah direbut oleh lawan main
  8. Dalam menggiring bola, pemain hanya boleh memantulkan bola ke lantai setelah melakukan tiga langkah pergerakan. Jika hal ini dilanggar maka akan dianggap sebagai pelanggaran, dan bola berpindah ke bawah penguasaan tim lawan.

4. Pivot
Pivot adalah gerakan penyelamatan bola dari jangkauan lawan dengan melakukan gerakan memutar menggunakan satu kaki sementara kaki yang lainnya sebagai poros. Biasanya gerakan pivot ini diikuti dengan melakukan 3 gerakan lainnya yakni dribble, passing dan shooting.

5. Shooting
Shooting merupakan gerakan inti dari permainan bola basket yakni gerakan untuk mencetak angka/poin. Shooting atau menembak adalah gerakan memasukkan bola langsung kedalam ring/keranjang tim lawan. Gerakan ini dapat dilakukan dengan menggunakan kedua tangan maupun satu tangan saja. Selanjutnya hasil dari gerakan shooting ini dapat menghasilkan jumlah poin yang berbeda yakni 1, 2 atau 3 angka.

6. Lay Up
Lay-up bukan merupakan satu gerakan tapi rangkaian gerakan untuk memasukkan bola ke dalam ring lawan. Gerakan ini dilakukan dengan cara melangkah sebanyak dua kali kemudian memasukkan bola ke dalam ring lawan. Lay-up dilakukan di sebelah kanan atau kiri sisi keranjang. Gerakan ini merupakan gerakan tembakan dari jarak dekat. Lay-up disebut juga dengan istilah tembakan melayang.

 7. Rebound
Rebound adalah gerakan mengambil bola yang gagal masuk kedalam ring. Gerakan rebound dilakukan dengan cara menangkap atau mendapatkan hasil pantulan dari bola yang sebelumnya gagal masuk ring/keranjang oleh pemain lain, baik pemain dari satu tim maupun pemain tim lawan. Pemain dari tim manapun boleh melakukan gerakan ini, baik dari tim yang sama dengan yang memasukkan bola sebelumnya maupun dari tim lawan. Rebound dibagi menjadi 2 jenis, antara lain :
Ofensif rebound : shoot ulang bola yang gagal dimasukkan oleh rekan satu tim
Defensif rebound : merebut bola yang gagal dimasukkan oleh tim lawan

8. Slam Dunk
Slam dunk adalah gerakan memasukkan bola ke dalam ring/keranjang dengan tubuh melayang. Secara teknik, gerakan slam dunk ini adalah improvisasi dari gerakan shooting. Tidak semua pemain basket mampu melakukannya dengan sempurna hingga menghasilkan poin. Untuk bisa melakukan gerakan ini diperlukan proporsi tubuh dengan tinggi minimal 180 cm karena gerakan ini membutuhkan lompatan yang tinggi.

9. Screen
Screen merupakan gerakan dari pemain yang bertindak sebagai penyerang dalam upaya membebaskan teman satu timnya dari penjagaan tim lawan. Gerakan screen ini dilakukan dengan cara menutup arah pergerakan pemain tim lawan yang menjaga teman satu tim. Kemudian membuka ruang pergerakan teman satu tim tersebut yakni dengan memberi jalan melewati belakang pemain yang melakukan screen.

Ketentuan Dasar Permainan Bola Basket

Pemain
Bola basket dimainkan oleh 2 tim, masing-masing tim terdiri dari 5 orang pemain utama dan 7 orang pemain cadangan. Sehingga total pemain dalam satu tim adalah 12 orang. Dalam permainan bola basket, formasi pemain dibagi menjadi 3 yaitu : 2 orang sebagai penjaga belakang, 2 orang sebagai pemain depan dan satu orang pemain tengah.
Pemain depan berfungsi sebagai penyerang yang bertugas untuk menyerang pertahanan tim lawan. Pemain depan juga membantu pemain belakang menghalangi tim lawan menyerang area pertahanan sendiri.
Pemain tengah bertugas untuk menghalangi atau memblok tembakan dari tim lawan, melakukan rebound, menangkap bola atau umpan tembakan dari teman satu tim ketika berada di area pertahanan tim lawan.
Pemain belakang bertugas untuk menjaga area pertahanan sendiri dari serangan tim lawan. Meski berfungsi sebagai pemain belakang namun pemain ini juga bisa maju ke depan untuk membantu timnya melakukan serangan pada tim lawan. Pemain belakang juga bisa memberi umpan tembakan kepada teman satu tim atau melakukan shooting ke ring/keranjang tim lawan. Namun tetap saja tugas utama dari pemain belakang adalah sebagai guard atau penjaga area belakang pertahanan sendiri.

Tempat Bermain
Bola basket dapat dimainkan di rungan terbuka dan ruangan tertutup. Yang menjadi keharusan adalah bermain di suatu lapangan yang memang khusus diperuntukkan untuk bermain basket. Lapangan yang harus dilengkapi dengan tiang yang terpasang ring/keranjang serta pembagian area pertahanan yang jelas.

Cara Bermain
Dalam permainan bola basket terdapat 3 jenis teknik yang merupakan gerakan dasar yakni melempar dan menangkap bola (passing and catching), menggiring bola (dribbling), dan menembak/memasukkan bola ke dalam ring (shooting). Kedua tim memiliki hak yang sama untuk memasukkan bola ke dalam ring/keranjang.

Durasi Waktu Bermain
Durasi normal pertandingan bola basket adalah selama 2x 20 menit bersih, tanpa terhitung waktu istirahat. Waktu istirahat selama 10 menit, time out sebanyak 2 kali untuk masing-masing tim di tiap babaknya selama 1 menit. Sementara dalam pertandingan profesional (bukan pertandingan persahabatan) jika dalam masa 2 babak poin kedua tim sama, maka akan diperpanjang. Perpanjangan waktu ini dapat terjadi lebih dari satu kali, sampai tercipta selisih poin. Pemberian waktu perpanjangan ini adalah tiap 5 menit sekali.

Terdapat perbedaan durasi bermain kelas profesional dengan permainan mini basket anak-anak dibawah umur 13 tahun. Dalam permainan mini basket, bola yang digunakan lebih kecil dan ringan serta posisi ring/keranjang lebih rendah. Durasi waktu bermain pertandingan mini basket adalah 4 x 10 menit dengan istirahat sebanyak 3 kali.

Wasit
Dalam permainan bola basket terdapat dua orang wasit yang akan menilai dan mengatur jalannya pertandingan. Wasit ini bertugas meniup peluit sebagai tanda pertandingan dimulai sekaligus sebagai tanda pertandingan telah berakhir dan lain sebagainya.

Angka/poin
Angka/poin akan diberikan hanya jika bola masuk kedalam ring/keranjang dari atas, tidak sebaliknya. Jika bola dimasukkan di area shooting, maka angka yang dihasilkan adalah 2. Sedangkan jika bola dimasukkan dari tengah lapangan atau luar area shooting (area three point), maka angka yang dihasilkan adalah 3. Sementara angka/poin 1 dihasilkan jika gol terjadi dari tembakan hukuman.

Dalam pertandingan bola basket hanya ada dua inti permainan yakni menyerang dan bertahan. Bertahan adalah tindakan yang dilakukan untuk menjaga pertahanan dari serangan tim lawan. Permainan bola basket mengenal dua pola pertahanan yakni pertahanan daerah dan pertahanan satu lawan satu antara pemain.

Sementara menyerang adalah tindakan untuk menghasilkan angka atau poin. Satu-satunya cara menyerang adalah dengan memasukkan bola ke ring/keranjang tim lawan. Agar dapat memasukkan bola ke ring/keranjang tim lawan hal yang harus dilakukan adalah memasuki dan menerobos area pertahanan lawan. Gerakan yang harus dikuasai dalam pola menyerang adalah menguasai bola, memberi dan menerima umpan tembakan dari teman satu tim, mengisi area permainan yang kosong dari tim lawan, menyerang ring/keranjang tim lawan dengan melakukan shooting.

Peraturan Permainan Bola Basket

Bola basket memiliki organisasi yang menaunginya yaitu PERBASI untuk tingkat nasional dan FIBA untuk tingkat internasional/dunia. Salah satu tugas penting dari organisasi ini adalah menetapkan peraturan-peraturan dalam permainan atau pertandingan bola basket. Peraturan yang dibuat tidak hanya untuk para pemain tapi juga untuk pelatih, petugas (seperti wasit) dan lain sebagainya. Pada dasarnya peraturan permainan bola basket dikeluarkan oleh FIBA dan kemudian PERBASI ikut mengesahkan peraturan tersebut untuk diberlakukan di Indonesia. (Baca juga : fungsi melakukan pemanasan dalam latihan senam aerobik)

Selanjutnya PB PERBASI (PERBASI, 2008:96) mengeluarkan 3 peraturan dalam permainan bola basket, yaitu sebagai berikut :

Peraturan 3 detik
Peraturan ini menyatakan bahwa seorang pemain tidak boleh berada dalam daerah terlarang lawan lebih dari 3 detik, disaat timnya sedang menguasai bola di daerah lawan dan jam permainan sedang berjalan.

Peraturan 8 detik
Peraturan ini menyatakan bahwa tim yang menguasai bola di backcourt harus membawa bola ke front court dalam waktu 8 detik. Bila dalam 8 detik ini bola keluar lapangan karena lawan, maka 8 detik akan dihitung dari waktu terjadinya gangguan.

Peraturan 24 detik
Peraturan ini menyatakan bahwa pelanggaran terjadi bila tembakan ke keranjang dilakukan mendekati waktu 24 detik dan peluit berbunyi saat bola melayang di udara dan tidak berhasil masuk. Hal ini tidak dianggap sebagai pelanggaran jika tim lawan segera mendapatkan dan menguasai bola.

Manfaat Olahraga Bola Basket

Disamping pelaksanaannya lebih dikenal untuk suatu pertandingan, sejatinya permainan bola basket ini tetaplah kegiatan olahraga. Kegiatan olahraga pastinya memiliki ragam manfaat untuk kesehatan dan kebugaran tubuh, begitu juga dengan olahraga bola basket. Adapun berbagai manfaat dari olahraga bola basket, adalah sebagai berikut :
  1. Mencegah bakteri dan virus yang bersifat patogen, yakni virus yang sering menyerang tubuh dengan kondisi lemah
  2. Membangun keseimbangan tubuh
  3. Membangun koordinasi yang baik antar organ-organ tubuh seperti tangan, kaki, mata dan anggota tubuh lainnya
  4. Membangun ketahanan tubuh
  5. Membuat tubuh jadi lebih ringan dan lincah
  6. Menambah serta memaksimalkan daya imun tubuh
  7. Meningkatkan kemampuan motorik
  8. Melatih kelenturan otot tubuh
  9. Meningkatkan ketangkasan
  10. Membantu membentuk postur tubuh jadi lebih ideal
  11. Membantu menurunkan berat badan
  12. Meningkatkan fungsi dan kinerja otak
  13. Mencegah osteoporosis
  14. Membantu menstabilkan hormon
  15. Meningkatkan kesehatan kardiovaskular
  16. Membantu meningkatkan konsentrasi
  17. Membantu mengurangi tingkat stres
Video Teknik Dasar Bola Basket

Masih ada banyak lagi sebenarnya manfaat dari bermain bola basket. Semoga artikel dapat bermanfaat..
Cara Bermain Bola Basket, Peraturan Permainan Bola Basket, Teknik Dasar Bola Basket dan Penjelasannya
Share:

BTemplates.com