Tutorial, Trik, Tips, Cara melakukan sesuatu

Showing posts with label TIK. Show all posts
Showing posts with label TIK. Show all posts

Makalah Mesin Cuci

Blog Makalah dan Karya tulis kali ini akan berbagi Contoh Makalah tetang Mesin Cuci. Download Makalah Mesin Cuci  pada bagian akhir post ini dalam bentuk file microsoft word, Sepertia apa bentuk dan isi makalah tersebut ? Berikut contoh makalah tentang Mesin Cuci

Mesin Cuci

Makalah Mesin Cuci
Makalah Mesin Cuci

MAKALAH
TIK “MESIN CUCI”
Oleh :
Yulia Eka Fatmawati
 No. Absn. 27

SMP NEGERI 4 GENTENG
BANYUWANGI
TAHUN PELAJARAN
2012-2013

HALAMAN PENGESAHAN
Judul : TEKNOLOGI MESIN CUCI
Nama : Yulia Eka Fatmawati
Kelas : IXB
No. Absen : 27

Mengetahui,
Pembimbing Wali Kelas

Ridwan Dra. Sriwinatun
NIK : 991004011 NIP : 19670909 199601 2001

Kepala Sekolah
Poniman, S.Pd M.Pd
NIP : 196302121988031013

KATA PENGANTAR
Segala puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan YME yang telah memberikan segala rahmat serta hidayah-Nya berupa kemampuan berfikir sehingga dapat terwujud makalah ini yang berjudul “TIK MESIN CUCI ”. Karya tulis ini merupakan tindak lanjut dari tugas untuk mendapatkan nilai dalam pelajaran TIK.
Makalah ini disusun melalui berbagai tahap baik melalui mencari data dari mengakses dari internet, sampai pengetikan makalah ini. Makalah ini tidak akan terwujud tanpa adanya kerja keras dan kerja sama yang harmonis antara murid dengan guru pembimbing. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini terima kasih yang setulus-tulusnya.
Akhirnya tiada suatu usaha yang besar akan berhasil tanpa dimulai dari usaha kecil. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kami semua khususnya ilmu pengetahuan selanjutnya. Dan semoga makalah ini dapat menjadi media dimana kita bisa memahami lebih mendetailapa yang menjadi pokok bahasan di dalamnya.
Banyuwangi, …
Penulis

DAFTAR ISI
Halaman Judul  i
Halaman Pengesahan ii
Kata Pengantar... iii
Daftar Isi... iv

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang 1
1.2. Tujuan 2

BAB II PEMBAHASAN
2.1. Pendahuluan  3
2.2. Prinsip kerja 3
2.3. Bagian-bagian mesin cuci 6
2.4. Instalansi mesin cuci 8
2.5. Peralatan mesin cuci 9
2.6. Motor Listrik  14
2.7. Pompa Mesin cuci 14

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan 20
B. Saran 20

DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Pekerjaan mencuci sering dianggap salah satu pekerjaan berat dalam rumah tangga. Tetapi, dengan kehadiran mesin cuci, pekerjaan mencuci dapat dilakukan dengan mudah. Banyak orang yang merasa tertolong dengan hadirnya mesin ini. Bila saat ini anda berniat membeli mesin cuci, anda akan dihadapkan pada 3 jenis pilihan mesin cuci yang tersedia di pasaran. Agar dapat membuat pilihan yang tepat, anda harus mengetahui kelebihan dan kekurangan dari jenis yang ada.
Pilihan tersebut adalah mesin cuci dengan bukaan atas (top loading) atau mesin cuci dengan bukaan depan (front loading). Untuk mesin cuci dengan bukaan atas terbagi lagi atas 2 tabung dan 1 tabung. Perbedaan ini bukan hanya pada letak bukaan (tempat anda memasukkan pakaian) tetapi berbeda pula dalam hal penggunaan air, listrik, teknologi dan hasil dari pakaian yang dicuci.
Pertama, kita lihat dulu apa perbedaan antara mesin cuci bukaan atas 2 tabung dan 1 tabung. Bila mesin cuci dengan 2 tabung, tempat untuk mencuci dan mengeringkan dalam tabung yang berbeda. Pada jenis ini selama proses pencucian, ada baling-baling di dasar tabung yang berputar dan melakukan proses pencucian. Sedangkan pada 1 tabung, tabung untuk mencuci dan mengeringkan dilakukan dalam tabung yang sama. Tabung ini juga ikut berputar saat proses pencucian.
Dalam hal penggunaan air, mesin cuci dengan bukaan atas menggunakan air lebih banyak daripada mesin cuci bukaan depan. Hal ini karena pada mesin cuci bukaan atas, air harus diisi sampai penuh baru mesin dijalankan. Sedangkan pada mesin bukaan depan, air akan dikeluarkan secara sedikit-sedikit selama proses pencucian. Untuk listrik yang dipakai pada mesin cuci bukaan atas atau bukaan depan, secara umum hampir sama yaitu sekitar 300 W bila menggunakan air biasa. Pada mesin cuci bukaan depan, ada tambahan fasilitas untuk mencuci dengan air panas tetapi listrik yang dibutuhkan sekitar 2000 W.
Perbedaan yang paling dasar dari kedua jenis mesin cuci ini adalah teknologi yang dipakai. Mesin cuci bukaan atas karena perputarannya secara horisontal menyebabkan air yang ada di dalamnya membentuk pusaran air yang menyebabkan pakaian saling melilit. Sebaliknya, mesin cuci bukaan depan berputar secara vertikal menyerupai perputaran roda menyebabkan pakaian selalu jatuh ke bawah sehingga pakaian tidak saling melilit. Hasil pencucian mesin cuci bukaan depan lebih baik dari mesin cuci bukaan atas, karena teknologi yang digunakan sama seperti pakaian dibanting-banting. Tingkat kekeringan yang dihasilkan pada mesin cuci jenis ini mencapai 95% sedangkan mesin cuci bukaan atas hanya menghasilkan 70% tingkat kekeringan

1.2. Tujuan
1. Untuk memenuhi tugas TIK untuk mengikuti Ujian Sekolah
2. Sebagai tambahan informasi bagi pembaca

BAB II PEMBAHASAN
2.1. Pendahuluan
Berdasarkan sistem pengaturannya, secara umum mesin cuci dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu mesin cuci yang bekerja secara manual dan mesin yang bekerja secara otomatis.
Mesin cuci dari jenis pengaturan manual merupakan mesin cuci yang lebih banyak digunakan dibandingkan mesin cuci otomatis, karena harganya yang lebih murah. Dari segi perawatan dan perbaikannya pun lebih mudah. Mesin cuci jenis manual ini mengalirkan air langsung dari saluran masuk melalui hose, tanpa melalui katup masuk yang dikontrol oleh solenoid.
Air yang dipakai biasanya hanya air dingin. Disamping itu mesin cuci jenis ini tidak menggunakan tenaga pompa untuk pembuangan air cucian (drain) dari bak pencuci. Mesin cuci yang bekerja secara otomatis dapat dioperasikan dengan lebih mudah dibandingkan dengan mesin cuci manual. Meskipun demikian, perawatan dan perbaikannya lebih susah, serta harganya lebih mahal.
Mesin cuci yang bekerja secara otomatis ini mempunyai beberapa peralatan tambahan untuk mengatur pengoperasiannya, diantaranya katup masukan air (water-inlet valve) yang cara kerjanya ditentukan oleh solenid.

2.2. Prinsip Kerja
Berdasarkan sistem pengaturannya, secara umum mesin cuci dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu mesin cuci yang bekerja secara manual dan mesin yang bekerja secara otomatis.

a.   Mesin Cuci Manual
Mesin cuci dari jenis pengaturan manual merupakan mesin cuci yang lebih banyak digunakan dibandingkan mesin cuci otomatis, karena harganya yang lebih murah. Dari segi perawatan dan perbaikannya pun lebih mudah.

Mesin cuci jenis manual ini mengalirkan air langsung dari saluran masuk melalui hose, tanpa melalui katup masuk yang dikontrol oleh solenoid.
Air yang dipakai biasanya hanya air dingin. Disamping itu mesin cuci jenis ini tidak menggunakan tenaga pompa untuk pembuangan air cucian (drain) dari bak pencuci. Beberapa bagian penting dari mesin cuci, diantaranya :
a. Pulsator yang berfungsi memutar atau mengaduk cucian dalam bak.
b. Motor penggerak untuk memutar pulsator.
c. Bak pengering dan tombol-tombol pengontrol yang terletak dipanel.


                            Gambar 5.1 Mesin Cuci Manual

Beberapa bagian yang tidak terdapat pada gambar adal;ah peralatan-peralatan lain, seperti motor listrik, pompa, belt penggerak yang menghubungkan motor dengan pulsator atau agitator (kipas pencuci), katup pengontrol air buangan (drain water), kapasitor penguat untuk motor, serta kabel-kabel listrik mesin cuci.

b. Mesin  Cuci Otomatis
Mesin cuci yang bekerja secara otomatis dapat dioperasikan dengan lebih mudah dibandingkan dengan mesin cuci manual. Meskipun demikian, perawatan dan perbaikannya lebih susah, serta harganya lebih mahal.
Mesin cuci yang bekerja secara otomatis ini mempunyai beberapa peralatan tambahan untuk mengatur pengoperasiannya, diantaranya katup masukan air (water-inlet valve) yang cara kerjanya ditentukan oleh solenid. Solenid ini mendapat sinyal pembukaan atau penutupan dari  switch tekanan air (water-pressure switch) yang terletak dalam bak pencucian. Jumlah katup masukan air sesuai dengan jumlah saluran air masuknya.
Misalnya, untuk mesin cuci yang hanya menggunakan air dingin, jumlah katupnya satu, sedangkan untuk mesin cuci yang menggunakan air panas sekaligus air dingin memakai dua buah katup masuk.

Gambar 5.2  Gambar Mesin Cuci Otomatis

Untuk mesin cuci yang mempunyai pengatur temperatur air cucian, pasti menggunakan thermostat sebagai pengontrol temperatur airnya. Alat ini biasanya diletakkan dekat dengan katup pencapur air (mixer valve). Katup pencampur air ini digunakan untuk mengatur campuran air dingin dan air panas yang dipakai untuk mencuci.
Diantara switch (pengatur) elektronik yang dipasang pada mesin cuci otomatis ini adalah :
a. Switch untuk mengatur tinggi permukaan air dalam bak pencuci (water level switch). Switch ini berfungsi memberikan sinyal pada katup masukan air (solenid nya), sehingga katup membuka jika air dalam bak pencuci sudah cukup.
b. Switch untuk mengatur tekanan pencucian dibak (water pressure switch) Yang berfungsi mengatur tekanan air pada waktu/proses pencucian. Beberapa jenis mesin cuci memiliki alat ini, sehingga bahan pakaian yang berbeda dapat dicuci dengan tekanan air yang berbeda pula.
c. Swicth yang lain adalah untuk mengatur temperatur air cucian. Switch ini dihubungkan dengan thermostat yang terletak pada katup pencampur (mixer valve) dan tombol pemilih temperatur air cucian yang terletak pada panel mesin cuci. Sedangkan untuk pengaturan jenis beban pencucian (ringan-sedang-berat) untuk bahan pakaian yang berbeda, tombol pemilih langsung dihubungkan kemotor untuk memberikan sinyal variasi daya listrik yang digunakan oleh motor.

2.3. Bagian-bagian Umum Mesin Cuci
Peralatan yang umum ada pada mesin cuci adalah motor listrik, pompa, saringan air masuk ke bak pencuci (lint filter), saringan untuk air luapan kesaluran pembuang (overflow filter).




Kerangjang dan bak cucian (basket dan drum), timer untuk mengatur waktu pencucian atau pengeringan di bak pencuci (washing basket), dan bak pengeringan (drying baket/tumble dryer). Motor listrik yang biasa dipakai pada mesin cuci adalah motor listrik satu fasa dengan tegangan 110 Volt atau 220 Volt. Setiap bak (pencuci dan pengering) biasanya dihubungkan dengan sebuah motor tersendiri melalui belt (tali kipas) atau kopling elastis.
Daya motor pada mesin cuci biasa diubah-ubah melalui tombol pengatur untuk mengatur beban pencucian. Saklar untuk menghidupkan dan mematikan motor dihubungkan dengan timer yang terletak pada panel mesin cuci.

Gambar 5.3 Motor Listrik  Mesin Cuci

Peralatan yang biasa terletak dibagian bawah bak pencuci adalah pompa. Tidak semua mesin cuci memakai pompa untuk menyalurkan air keluar atau kesaluran pembuangan (drain) dari bak pencuci, tetapi langsung menyalurkan air buangan keluar.
Pompa yang biasa digunakan adalah pompa sentrifugal, dengan tegangan kerja  220 Volt AC. Pompa digerakkan oleh motor listrik melalui tali kipas (belt).


Gambar 5.4 Pompa sentrifugal Mesin Cuci

2.4. Instalasi Mesin Cuci
Jika akan memasang mesin cuci di rumah, yang paling diperlukan adalah jaringan listrik  220 Volt dan jaringan air. Jika mesin cuci yang dipasang mempunyai pengatur temperatur pemakaian, maka harus ada instalasi jaringan air dingin dan air panas pada saluran yang berbeda.
Saluran masuk air mesin cuci harus disambungkan kesaluran air di rumah/gedung menggunakan sambungan pipa T atau sambungan lain. Pada saluran masuk mesin cuci sebaiknya dipasang shutt off valve, yang berguna untuk menutup air jika mesin cuci sedang dimatikan atau akan diperbaiki.
Saluran air dari plastik (hose) untuk memasukkan air ke mesin cuci disambungkan ke shutt off valve ini. Untuk menghindari adanya hubungan pendek arus listrik (corsluiting), sebaiknya dipasang kabel tanah (grounding cable).
Disamping itu, ujung saluran buang dibagian belakang mesin cuci dan jenis otomatis, harus diletakkan pada tempat yang lebih tinggi dari permukaan air cucian. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari bocornya air dari bak cucian.


2.5. Peralatan Mekanik dan Elektrik Pada Mesin Cuci

a. Motor Listrik
Motor listrik biasanya dipakai sebagai penggerak untuk mesin-mesin elektronik rumah tangga seperti mesin cuci, AC. Lemari pendingin, penyedot debu, dan lain-lain.
Beberapa jenis motor tersedia dipasaran untuk memenuhi keperluan. Motor tertentu dibutuhkan untuk mengeluarkan daya yang besar untuk start awal dan harus meneruskan daya pada kondisi operasi yang kontinyu.
Sedangkan motor lainnya tidak memerlukan daya untuk start yang lebih kecil dan daya kerja pada kondisi operasi yang berubah-ubah. Dua jenis motor yang utama adalah fasa tunggal dan poli fasa. Perbedaan jenis ini disebabkan teknik penggulungan kawat motornya.
Motor dari jenis fasa tunggal memiliki satu set koil sehingga menghasilkan gelembung elektromagnetik tunggal. Motor listrik poli fasa mempunyai dua lilitan atau lebih, sehingga menghasilkan lebih dari satu gelombang elektromagnetik dengan fasa yang berbeda-beda pada saat yang bersamaan.

Gambar 5.5 Bagian Motor Listrik

Motor listrik jenis fasa tunggal tersedia dengan daya out put biasanya kurang dari 1000 Watt. Oleh karena itu, banyak dipakai dalam peralatan elektronik rumah tangga atau kantor.
Motor listrik fasa tunggan ini masih dibagi algi menjadi beberapa jenis menurut prinsip operasinya, yakni motor induksi, repulsi, kapasitor dan motor sinkron. Diantara bermacam-macam motor listrik yang ada, yang biasa dipakai sebagai penggerak mesin cuci adalah motor listrik dari jenis kapasitor.
Motor listrik kapasitor mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya power factor yang lebih besar, efisiensi kondisi operasi, dan harganya yang relatif murah dibandingkan dengan motor-motor listrik satu fasa lainnya. Motor listrik jenis ini mempunyai lilitan, yaitu lilitan untuk kondisi awal (starting winding) dan lilitan untuk kondisi operasi (running winding).
Motor ini menggunakan dua buah kapasitor untuk operasinya yaitu, kapasitor untuk kondisi awal (starting capacitor) dan kapasitor untuk kondisi kerja (running capacitor). Di antara motor motor listrik kapasitor ada satu jenis yang bekerja pada kecepatan yang berbeda-beda, sesuai dengan kondisi operasi mesin cuci.
Oleh karena itu dinamakan permanent split capacitor motor. Motor ini mempunyai torsi awal yang sangat kecil, sehingga pemakaiannya hanya untuk mesin-mesin elektronik yang membutuhkan daya awal yang kecil.

b. Motor Listrik Kapasitor PSC
Motor listrik dari jenis permanent split capacitor (PSC) ini mempunyai beberapa kecepatan operasi yang berbeda, ditandai dengan banyaknya kabel pengatur yang menghubungkan motor dengan peralatan kontrol lain.
Pada mesin cuci, kabel-kabel ini dihubungkan dengan tombol pengatur beban pada wash selekctor. Sehingga untuk beban pencucian yang berbeda, motor ini akan berputar pada kecepatan kerja dan daya kerja berbeda pula.
Motor listrik PSC ini mempunyai rangkaian lilitan yang hampir sama dengan motor listrik kapasitor, tetapi tanpa menggunakan kapasitor untuk kondisi start (starting capasitor). Kecepatan motor listrik PSC ini dapat diubah dengan mengubah kontak kabel-kabel yang menghubungkannya.
Setiap sambungan kabel memiliki nilai tahanan yang berbeda, sehingga jika tahanan pada rangkaian lilitan besar, akan terjadi penurunan kecepatan motor listrik. Demikian pula sebaliknya, jika tahanan kecil akan terjadi kenaikan kecepatan motor listrik.

c. Relay Pada Motor Listrik PSC
Relay biasa digunakan dalam pengoperasian motor listrik untuk memutuskan suplay tegangan listrik ke rangkaian lilitan start (starting winding) atau rangkaian lilatan kerja (run winding).
Biasanya relay ini bekerja jika kecepatan motor sudah mencapai 75 % sampai dengan 80 % dari kecepatan normalnya. Relay yang banyak dipakai oleh motor listrik PSC adalah relay potensial. Relay ini diset pada kondisi normal yang terhubung (normally closed contact).
Relay ptensial bekerja jika tegangan listrik yang timbul pada saat kondisi normal yang terhubung (normally closed contact). Relay potensial bekerja jika tegangan listrik yang timbul pada saat kondisi awal motor listrik berputar telah mencapai tegangan yang cukup untuk menginduksi koil pada kontaktor.
Selanjutnya kontaktor akan membuka dan aliran listrik akan diteruskan kerangkaian lilitan kerja (starting winding). Alat lain yang biasa digunakan pada motor listrik PSC untuk start awal adalah sejenis thermistor (alat yang bisa berubah nilai hambatan listriknya jika mengalami perubahan temperatur).

Jenis thermistor  yang dipakai adalah PTC (Positive Temperature Cofficient). Alat ini bekerja pada saat arus listrik mengalir ke rangkaian start dan menimbulkan panas pada PTC.
Panas tersebut akan menaikkan hambatan listrik PTC. PTC dipasangkan  secara paralel dengan kapasitor kerja sehingga menambah daya listrik kapasitor ini.

d. Bearing (Bantalan) Motor Listrik
 Karakteristik beban dan tingkat kebisingan menentukan jenis bearing (bantalan) yang akan dipakai untuk motor listrik. Jenis bearing yang biasa untuk motor listrik adalah sleeve bearing dan ball bearing (bantalan gelinding).
Sleeve bearing digunakan jika beban pada motor listrik ringan dan tingkat kebisingan rendah. Jenis mesin cuci yang mempunyai kapasitas beban cucian ringan biasa memakai sleeve bearing untuk motor listriknya. Sedangkan untuk mesin cuci dengan beban maksimum yang besar memakai ball bearing.
Sleeve bearing terbuat dari bahan yang lebih lunak dari poros motor listrik, sehingga harus diberi pelumas untuk menghindari adanya gesekan langsung antara bantalan dan poros. Sistem pelumasan pada sleeve bearing adalah dengan melalui tangki oli dengan pelumasan permanen.
Bantalan gelinding (ball bearing) memiliki tingkat kebisingan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, bahan bantalan lebih keras/kuat dibandingkan dengan material sleeve bearing. Bantalan gelinding ini membutuhkan jenis pelumas yang lebih berat, yang bisa dipakai untuk pelumasan sleeve bearing, yaitu grease (gemuk).

2.6. Pemasangan Motor Listrik Dan Peralatan Penghubungnya
     Karakteristik mouting (pemasangan) motor listrik menentukan bagaimana motor listrik harus dipasang pada mesin cuci. Dua jenis pemasangan motor listrik yang biasa dipakai adalah pemasangan secara tetap/kaku (rigid) dengan baut dan pemasangan secara teredam dengan landasan dari karet.
Jenis mounting yang biasa dipakai pada mesin cuci adalah rigid mount, dengan menggunakan baut yang disambungkan ke body mesin cuci. Mounting motor listrik dari jenis ini memanfaatkan belt (tali kipas) sebagai peredam suara dan getaran yang timbul akibat putaran motor listrik.
Pada mesin cuci, motor listrik biasanya dihubungkan dengan pompa atau dengan pulsator/agitator di bak pencuci. Atau dengan keranjang pengering di tumble dryer/spin dryer menggunakan kopling elastis (dari karet) atau belt (tali kipas) melalui sebuah roda puli sebagai dudukan tali kipas.

2.7.   Pompa Air Dan Perpipaan Mesin Cuci
Pompa digunakan pada mesin cuci untuk membuang air bekas cucian ke saluran pembuangan (drain) melalui sistem perpipaan yang ada dalam mesin cuci. Sedangkan pemasukan air untuk pencucian, biasanya langsung disambungkan dengansaluran air rumah tangga/gedung dengan atau tanpa melalui shutoff valve dan solenoid valve.
Pompa sentrifugal adalah jenis yang banyak dipakai pada mesin cuci karena kebutuhan daya listrik relatif kecil serta tingkat kebisingan yang rendah.


Gambar 5.6 Pompa Beserta Elemen-Elemennya


Keterangan Gambar :
1. Funnel
2. Priming valve
3. Impeler
4. Washer
5. Casing sisi isap
6. Pasak
7. Baut flens
8. Flens
9. Gasket
10. Mur flens
11. Pasak
12. Casing pompa
13. Ring bosh
14. Packing
15. Ring bosh
16. Gland
17. Ring
18. Bearing
19. Baut
20. Elbon
21. Kopling
22. Baut kopling
23. Cover bantalan
24. Pasak
25. Poros
26. Bantalan
27. Bantalan
28. Kopling
29. Motor listrik



Gambar 5.7 Potongan Melintang Pompa sentrifugal

Keterangan gambar :
1. Pump casing
2. Impeller
3. Shaft bush
4. Suction casing
5. Delivery side wear ring
6. Suction side wear ring
7. Packing
8. Packing
9. gland
10. Bearing pedestal
11. Pump shaft
Beberapa bagian penting dari pompa, diantaranya impeler, poros, gasket packing, saluran masuk dan keluar pompa (suction and dicharge), serta casing.
a. Impeler pada pompa berfungsi sebagai penyalur energi putaran poros menjadi daya hisap dan daya dorong air.
b. Gasket packing berfungsi mencegah aliran air pada casing dan impeler pompa supaya tidak bocor keluar.
Seperti halnya motor listrik, pompa juga menggunakan bantalan dari jenis bantalan gelinding (ball bearing) untuk menahan beban putaran poros dan mengurangi getaran.

2.8. Instalasi Perpipaan Mesin Cuci Dan Peralatannya
Mesin cuci mendapat pasokan air bersih melalui jaringan air bersih rumah tangga atau gedung dan mengeluarkan air buangan (drain) melalui saluran pipa pembuangan atau langsung kesaluran air kotor.
Beberapa peralatan perpipaan yang dipakai untuk mesin cuci adalah :
- Shutt off valve
- Solenoid valve/water inlet valve
- Mixing valve
- Hose (pipa elastis)
Shut off valve dan drain valve berfungsi menutup aliran aliran air jika mesin cuci tidak akan dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama, atau jika mesin cuci sedang direparasi. Katup seperti ini hanya untuk membuka atau menutup aliran, tidak dapat dipakai untuk mengatur besar kecilnya aliran air yang masuk atau air buangan.

Gambar 5.8 Shutoff Valve dan Drain Valve

Solenoid valve atau water inlet valve berfungsi mengatur jumlah air yang masuk ke bak mesin cuci. Untuk mesin cuci dengan pengaturan temperatur air cucian, solenoid valvenya sejumlah saluran air masuknya. Misalnya untuk mesin cuci dengan satu saluran air masuk (air jaringan PDAM), maka katup solenoid hanya satu buah, tanpa pengaturan temperatur air cucian.
Sedangkan untuk rumah tangga atau gedung yang memiliki instalasi air panas, solenoid valve yang dipasang minimal dua buah.


Gambar 5.9 Solenoid Valve

Setiap mesin cuci biasanya menggunakan sebuah control valve yang dipasang pada saluran pipa dibawah bak pencuci (washer). Katup ini dapat dioperasikan secara otomatis (dihubungkan dengan wash timer) atau secara manual (dihubungkan dengan tombol drain selector, yang mengatur aliran air pada saluran pembuangan bak pencuci).
Untuk beberapa jenis mesin cuci yang menggunakan pengaturan temperatur sebuah mixing valve (katup pencampur air panasa dan dingin), mixing valve nya dipasang pada ujung masing-masing saluran air masuk, untuk menentukan temperatur air cucian yang diperlukan melalui sebuah alat pengatur temperatur (thermostat).
Pipa yang digunakan pada instalasi mesin cuci adalah pipa baja karbon yang di galvanis atau kalau memang diperlukan (air cucian terlalu kotor atau mudah timbul karat pada pipa) bisa dipakai pipa bronze. Pipa bronze tahan lama dan tahan karat.
Pipa dari jenis stainless stell tidak dipakai, karena bahannya terlalu mahal. Pipa PVC juga tidak pernah dipakai, karena bahnnya relatif sehingga dikhawatirkan mudah timbul kebocoran, walaupun harganya relatif murah.

BAB III PENUTUP
3.1. KESIMPULAN
Pola pikir yang mengatakan pekerjaan mencuci sering dianggap salah satu pekerjaan berat dalam rumah tangga. Tetapi, dengan kehadiran mesin cuci, pekerjaan mencuci dapat dilakukan dengan mudah. Banyak orang yang merasa tertolong dengan hadirnya mesin ini. Bila saat ini anda berniat membeli mesin cuci, anda akan dihadapkan pada 3 jenis pilihan mesin cuci yang tersedia di pasaran. Agar dapat membuat pilihan yang tepat, anda harus mengetahui kelebihan dan kekurangan dari jenis yang ada.

3.2. SARAN
Secara harga, mesin cuci bukaan depan lebih mahal daripada jenis lainnya. Mesin cuci dengan 2 tabung harganya kurang dari Rp 1 juta , mesin cuci bukaan atas dengan 1 tabung harganya berkisar Rp 1 juta sampai Rp 2 juta. Sedangkan mesin cuci bukaan depan dijual dengan harga lebih dari Rp 3 juta. Kita harus pandai memanfaatkan teknologi yang ada dengan sebaik-baiknya.

DAFTAR PUSTAKA
Dowwload Makalah Mesin Cuci Format Microsoft Word (.doc) Cover | Halaman Pengesahan dll | Isi Makalah

Share:

Makalah Tentang Kulkas Mesin Pendingin

Blog Makalah dan Karya tulis kali ini akan berbagi Contoh Makalah tetang Kulkas Mesin Pendingin. Download Makalah Kulkas Mesin Pendingin pada bagian akhir post ini dalam bentuk file microsoft word, Sepertia apa bentuk dan isi makalah tersebut ? Berikut contoh makalah tentang Kulkas Mesin Pendingin

Makalah Kulkas Mesin Pendingin

Makalah Tentang Kulkas Mesin Pendingin
Makalah Tentang Kulkas Mesin Pendingin

MAKALAH TIK “KULKAS”

Oleh :
Ulfa Ramadanti
Kelas IXb / No. Absn. 25

SMP NEGERI 4 GENTENG
BANYUWANGI
TAHUN PELAJARAN
2012-2013

HALAMAN PENGESARAH
Judul : TEKNOLOGI KULKAS
Nama : Ulfa Ramadanti
Kelas : IXB
No. Absen : 25

Mengetahui,
Pembimbing Wali Kelas

Ridwan Dra. Sriwinatun
NIK : 991004011 NIP : 19670909 199601 2001

Kepala Sekolah

Poniman, S.Pd M.Pd
NIP : 196302121988031013

KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan
petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas TIK membuat makalah dengan judul  “Kulkas”,  sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.

Ucapan terima kasih yang tak lupa kami ucapkan kepada Bapak Ridwan selaku pebimbing dan kepada semua pihak yang telah membantu dan tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbatasan
dalam penyajian data dalam makalah ini, seperti pribasa Tak ada gadung yang tak retak”. Oleh karena itu, penulis mengharapkan  kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan  makalah ini. Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah pengetahuan  pembaca.
Banyuwangi, …
Penulis

DAFTAR ISI
Halaman Judul  i
Halaman Pengesahan ii
Kata Pengantar... iii
Daftar Isi... iv

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang 1
B. Tujuan 2

BAB II PEMBAHASAN
A. Sejaah Teknologi Kulkas 3
B. Perkembangan Teknologi Kulkas 8
C. Manfaat Teknologi Kulkas 9
D. Dampak Teknologi Kulkas  11

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan 14
B. Saran 14

DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam beperjalanan dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai; pengembangan senjata penghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah, dari pentungan sampai senjata nuklir.
Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang. Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan dan merusak Bumi dan lingkungannya. Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat dan teknologi baru seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh, meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah yang pada awalnynya hanya menyangku permesinan, contoh lainnya adalah tantangan norma-norma tradisional.
Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Meskipun ada dampak negatifnya atau kelemahan dari kemajuan IPTEK. Namun hal ini seolah diabaikan oleh manusia, faktanya tidak dipungkiri lagi IPTEK dikembangkan setiap waktu dan banyak pula pengaruhnya, baik yang positif maupun negatif.

B. Tujuan
1. Untuk memenuhi tugas TIK untuk mengikuti Ujian Sekolah
2. Sebagai tambahan informasi bagi pembaca

BAB II PEMBAHASAN
A. Sejarah  Teknologi Kulkas
Sebuah kulkas (biasa disebut "lemari es") adalah alat pendingin.
Yang umum peralatan rumah tangga terdiri dari termal terisolasi kompartemen dan pompa panas -kimia atau mekanis berarti-untuk mentransfer panas dari ke lingkungan eksternal (misalnya, ruang di mana ia berada), pendinginan isi ke suhu di bawah lingkungan.
Pendinginan adalah populer teknik penyimpanan makanan di negara maju dan bekerja dengan menurunkan tingkat reproduksi bakteri.
Perangkat demikian digunakan untuk mengurangi proses pembusukan bahan pangan.
Mesin pendingin yang menjaga suhu beberapa derajat di atas titik beku air.  Kisaran suhu optimum untuk penyimpanan makanan mudah busuk adalah 3 sampai 5 ° C (37 sampai dengan 41 ° F).
Sebuah perangkat serupa yang mempertahankan suhu di bawah titik beku air disebut sebagai "freezer". kulkas adalah penemuan modern yang relatif di antara peralatan dapur .  Ia menggantikan lemari es , yang telah menjadi alat rumah tangga biasa selama hampir satu abad dan setengah sebelumnya. Untuk alasan ini, lemari es kadang-kadang disebut sebagai "peti es".
Asal Usul Sejarah Kulkas atau Lemari Es
Sebelum penemuan kulkas, icehouses digunakan untuk menyediakan penyimpanan dingin untuk sebagian tahun. Ditempatkan di dekat danau air tawar atau dikemas dengan salju dan es selama musim dingin, mereka pernah sangat umum.  berarti alam masih digunakan untuk mendinginkan makanan saat itu.
Pada pegunungan, limpasan dari pencairan salju adalah cara yang nyaman untuk mendinginkan minuman, dan selama musim dingin yang dapat menyimpan susu segar lebih lama hanya dengan menyimpannya di luar ruangan.
Pada abad ke-11, para fisikawan Persia dan kimiawan Ibnu Sina (Avicenna) menemukan kumparan pendingin , yang terkondensasi aromatik uap.
Ini adalah sebuah terobosan dalam penyulingan teknologi dan ia memanfaatkan itu dalam bukunya distilasi uap proses, yang memerlukan tabung berpendingin, untuk menghasilkan minyak esensial .
Pendingin buatan pertama yang diketahui telah ditunjukkan oleh William Cullen di Universitas Glasgow pada 1748. Antara 1805, ketika Oliver Evans merancang mesin pendingin pertama yang menggunakan uap sebagai pengganti cairan, dan 1902 ketika Willis Haviland Carrier mendemonstrasikan pertama AC , puluhan penemu memberikan kontribusi kemajuan kecil di pendinginan mesin.
Di rumah pendingin menjadi kenyataan pada tahun 1834 dengan penemuan sistem pendingin kompresi oleh penemu Amerika Jacob Perkins. Pada tahun 1850 atau 1851, Dr John Gorrie menunjukkan pembuat es
Pada tahun 1857, Australia James Harrison membangun dunia es praktis pertama membuat dan sistem pendinginan mesin, dan itu digunakan dalam industri pengepakan daging dan peragian Geelong, Victoria. Ferdinand Carré dari Perancis mengembangkan sistem agak lebih kompleks pada tahun 1859.
Tidak seperti mesin kompresi-kompresi sebelumnya, yang digunakan sebagai pendingin udara, peralatan Carré's terkandung berkembang pesat amonia.
Ini kulkas penyerapan diciptakan oleh Baltzar von Platen dan Carl Munters dari Swedia pada 1922, saat mereka masih mahasiswa di Royal Institute of Technology di Stockholm.
Ini menjadi kunci sukses di seluruh dunia dan dikomersialisasikan oleh Electrolux .  pionir lain termasuk Charles Tellier , David Boyle , dan Raoul Pictet .
Carl von Linde adalah orang pertama yang paten dan membuat dan kompak kulkas praktis.
Unit-unit rumah biasanya diperlukan instalasi dari motor, bagian mekanik dan kompresor, di ruang bawah tanah atau ruang yang berdekatan sedangkan kotak dingin terletak di dapur.
Ada model 1922 yang terdiri dari sebuah kotak kayu dingin, air-cooled kompresor, sebuah batu es dan baki-kubik kaki (0,25 m 3) kompartemen 9, dan biaya $ 714. (A 1922 Model-T Ford cost about $450.)
Pada tahun 1923 Frigidaire memperkenalkan diri pertama-unit yang terkandung. Tentang waktu yang sama lemari besi berlapis porselen mulai muncul.
Es nampan diperkenalkan lebih dan lebih selama tahun 1920, sampai saat ini pembekuan bukan fungsi tambahan dari kulkas modern.

Kulkas pertama untuk melihat secara luas adalah General Electric "Monitor-Top" kulkas diperkenalkan pada tahun 1927, disebut karena kemiripannya dengan pistol menara di kapal perang kuat USS Monitor dari 1860-an.
Majelis kompresor, yang dipancarkan banyak panas, ditempatkan di atas kabinet, dan dikelilingi dengan sebuah cincin dekoratif.
 Sebagai medium pendingin, kulkas ini digunakan baik belerang dioksida, yang korosif terhadap mata dan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, kulit terbakar sakit dan luka, atau formate metil , yang sangat mudah terbakar, berbahaya bagi mata, dan beracun jika terhirup atau tertelan.
Banyak dari unit-unit ini masih fungsional saat ini.
Sistem pendinginan tidak dapat secara legal diisi ulang dengan pendingin asli berbahaya jika mereka bocor atau rusak.
Pengenalan Freon pada tahun 1920 memperluas pasar kulkas selama 1930-an dan memberikan rendah,-toksisitas alternatif yang lebih aman untuk digunakan refrigeran sebelumnya.
Freezer terpisah menjadi umum selama tahun 1940-an, istilah yang populer pada waktu unit adalah "deep freeze".
Perangkat ini, atau "peralatan", tidak masuk ke produksi massal untuk digunakan dalam rumah sampai setelah Perang Dunia II.
1950-an dan 1960-an melihat kemajuan teknis seperti otomatis pencairan dan membuat es otomatis.
Lebih efisien kulkas dikembangkan pada tahun 1970-an dan 1980-an, meskipun isu lingkungan menyebabkan pelarangan yang sangat efektif freon) refrigerant Awal kulkas model (dari 1916) memiliki kompartemen dingin untuk nampan es batu.
Dari akhir 1920-an sayuran segar telah berhasil diproses melalui pembekuan oleh Perusahaan Postum (pendahulu dari General Foods ), yang telah mengakuisisi teknologi ketika membeli hak untuk Clarence Birdseye 's segar metode pembekuan sukses.
Aplikasi yang berhasil pertama dari makanan beku terjadi ketika Jenderal Makanan pewaris Marjorie Merriweather Post (kemudian istri Joseph E. Davies , Duta Besar AS untuk Uni Soviet) yang dikhususkan kelas freezer komersial di Spaso House, Kedutaan Besar AS di Moskow, sebelum yang Davies 'kedatangan.
Post, takut pengolahan makanan standar keamanan Uni Soviet itu, terisi penuh pada freezer dengan produk dari unit Birdseye General Foods
Menyimpan makanan beku memungkinkan Davies untuk menghibur boros dan melayani makanan beku segar yang seharusnya dapat keluar dari musim.
Setelah kembali dari Moskow, Pos (yang kembali nama gadisnya setelah bercerai Davies) diarahkan Umum Makanan untuk memasarkan produk beku ke restoran kelas atas.
freezer Home sebagai kompartemen terpisah (lebih besar dari yang diperlukan hanya untuk batu es), atau sebagai unit terpisah, diperkenalkan di Amerika Serikat pada tahun 1940. Frozen foods, previously a luxury item, began to be commonplace. makanan beku, sebelumnya barang mewah, mulai menjadi hal yang umum.
Sementara di Meksiko, suku Aztek mengawetkan makanan menggunakan salju. Caranya, mereka menggali lubang berukuran besar. Lalu, mereka melapisi bagian dasar dan sekelilingnya dengan bilahan kayu atau jerami. Setelah itu, mereka mengisikan es atau salju ke dalamnya, dan menutupnya lagi dengan jerami. Barulah mereka meletakkan makanan, kemudian menutupnya dengan rapat. Dengan cara ini, bahan makanan jadi lebih awet.
Sedangkan orang-orang zaman dulu di China menggunakan “Tembaga Jian” untuk menyimpan persediaan minuman mereka. Tembaga Jian ini bisa dikatakan sebagai “kulkas” pertama di dunia, yang tentu saja tidak menggunakan listrik. Tembaga ini berbentuk kotak dan memiliki dua lapisan, yaitu lapisan bejana untuk menyimpan botol minuman dan lapisan tembaga.
Pada saat musim panas, es batu diletakkan di antara tembaga dan bejana sehingga botol minuman dalam bejana tetap dingin,  Di musim dingin, benda ini berfungsi sebagai termos, dimana air panas diletakkan diantara tembaga dan bejana sehingga botol minuman dalam bejana dapat dihangatkan.

Pada abad ke- 18 orang-orang Inggris mulai membuat kulkas yang lebih praktis. Namun pada waktu itu lemari es yang berhasil dibuat berukuran sangat besar, terbuat dari besi sehingga menjadi sangat berat.  Pada tahun 1876 seorang ilmuwan asal Jerman bernama Carl Paul Gotfried Von Linde menggagas pembuatan kulkas yang lebih baik. Beberapa tahun kemudian tepatnya pada tahun 1911, oleh General Electric Company gagasan tersebut diwujudkan menjadi sebuah alat pendingin di bawah pimpinan seorang ilmuwan Prancis bernama Abbe Audiffren.

Oh iya, tahukah kamu bahwa kata kulkas merupakan kata dalam bahasa Belanda yaitu koelkast. Kata koelkast ini jadi bisa dikenal oleh masyarakat Indonesia karena pada waktu Belanda menjajah Indonesia, mereka membawa berbagai macam barang termasuk diantaranya adalah kulkas.

B. Perkembangan Teknologi Kulkas
Dalam perkembangan dunia off-road Indonesia, nama ARB 4x4 Accessories tak terasa asing.  Apalagi produsen off-road gear asal Australia ini sudah sangat indentik dengan dunia off-road. Tak hanya di kalangan adventurer biasa, namun sudah merambah ke dunia kompetisi.
Salah satu produk ARB yang paling dikenal adalah air locker. Sistem pengunci gigi differential yang mengandalkan tekanan angin. Dan sepertinya pasar air locker ini baru ARB saja yang punya reputasi. Lalu muncul pula beberapa jenis strap komplit berikut equipment-nya. Termasuk sakel dan snatch blok.
Tapi seiring perkembangan, tampaknya ARB juga mengembangkan produk lain selaku penunjang off-road gear.  Maka muncullah produk ARB macam kanopi, roofrack, bullbar serta fridge freezers (lemari es).
Khusus fridge freezers ini, pabrikan ARB memang cenderung lebih memilih membuat lemari es daripada sebuah coolbox. Karena ARB memang merancang  alat ini bisa difungsikan untuk ekspedisi adventure dalam waktu yang lama.
Lemari es inipun dilengkapi dengan banyak rak dan kompartemen, sehingga bisa membawa banyak barang dengan beragam isinya. Mampu diatur untuk mempertahankan suhu ruangan hingga -18ºC. Sehinga bisa memproduksi es batu untuk keperluan apa saja.
Bodinya cukup kuat karena dirancang dari casing baja, sehingga tak kuatir jika terjatuh maupun berguncang. Dilengkapi dengan sistem meter indikator digital dan diklaim  butuh  tenaga low eletricity.  Sehingga tak mengganggu kebutuhan sistem kelistrikan mobil.
Tersedia dalam 4 ukuran yaitu 35 liter, 47 liter, 60 liter dan 78 liter. Untuk ukuran yang paling kecil bisa ditempatkan di ruang tengah mobil. Sedangkan ukuran yang besar memang harus ditempatkan di bagasi.
 Kelemahannya, lemari es ini tak bisa ditaruh di luar mobil dalam jangka waktu yang lama. Kecuali jika ada kabel ekstension yang bisa menyambung ke pusat kelistrikan. Untuk colokan listriknya memanfaatkan colokan lighter yang selalu tersedia di setiap kendaraan. Suhu ruangan pun bisa terjaga hingga beberapa jam sebelum perlu dicharge. Peranti ini dilengkapi meterindikator yang bisa dibaca dilayar digitalnya.

C. Manfaat Teknologi Kulkas
Kita semua pasti sudah mengetahui fungsi kulkas atau lemari es, yaitu sebuah alat listrik menggunakan refrigerator (pendingin) yang bisa menjaga kesegaran makanan yang berada di dalamnya. Secara sistem kerja, kulkas menyedot panas keluar dan mengubah fase operasi dengan sebuah putaran refrigera¬tor. Kulkas terdiri dari dua bagian, yaitu lemari pendingin dan lemari pembeku. Sistem dua lemari ini diperkenalkan pertama kali oleh General Electric pada tahun 1911. Saat ini, kulkas terbagi menjadi empat ruang penyimpanan makanan yang berbeda kisaran suhunya. Ruang pembeku I dengan kisaran suhu mencapai -18°C atau setara 0 °F digunakan untuk membuat es batu. Ruang Pembeku II dengan kisaran suhu mencapai 0°C atau setara 32 °F digunakan menyimpan daging, ikan, dan makanan kaleng.
- Ruang pendingin dengan kisaran suhu mencapai 4°C atau setara 40°F digunakan menyimpan air dan minuman botol atau kaleng. — Ruang penyegar dengan kisaran suhu mencapai 10°C atau setara 50°F digunakan menyimpan buah dan sayuran.
Kulkas mengatami perkembangan teknologi. Pada awalnya, kulkas digunakan untuk membuat es batu. Saat ini, kulkas dengan beberapa model dan bentuk memunyai kemampuan tidak hanya membuat es batu. Teknologi kulkas berkembang menjadi alat untuk mengawetkan berbagai bahan makanan maupun makanan jadi. Di era 70 sampai 90-an, kulkas termasuk barang kebutuhan tertier karena harganya yang relatif mahal. Selain itu, kulkas juga memerlukan daya listrik yang relatif besar berkisar 200-350 watt. Seiring dengan perkembangan teknologi, bagi sebagian besar masyarakat, kulkas bukan menjadi barang kebutuhan tertier lagi karena kegunaan kulkas di dalam rumah tangga dirasa cukup penting untuk menyimpan makanan dan menjaga keawetannya. Selain itu, harganya (saat ini) relatif terjangkau masyarakat kalangan menengah ke bawah dengan daya listrik semakin kecil antara 60-120 watt. Secara umum, kulkas memiliki dua fungsi, yaitu mendinginkan atau membekukan dan mengawetkan. a. Mendinginkan atau Membekukan Sejak ditemukannya kulkas, manusia cenderung meng¬gunakan kulkas untuk mendinginkan dengan menurunkan suhu air atau minuman, bahkan membekukannya agar terasa lebih segar saat diminum. Membekukan air atau membuat es dilakukan dengan menurunkan suhu sampai mencapai titik beku air, yaitu 0°C. Selanjutnya, es yang terbentuk dapat dicampur dengan air atau minuman lainnya yang memiliki suhu normal atau setara dengan suhu kamar (27°C) b. Mengawetkan Ada banyak cara untuk mengawetkan makanan, seperti dikeringkan, diasap, diberi ragi atau bahan pengawet makanan, dan didinginkan. Dari berbagai cara pengawetan tersebut, pengawetan dengan cara mendinginkan makanan dinilai lebih praktis, murah, tidak mengubah rasa, dan membutuhkan waktu relatif lebih cepat dibandingkan proses pengawetan lainnya.
Pada suhu yang normal dan lembap, mikroba dapat berkembang biak dengan cepat sehingga makanan lebih cepat busuk atau basi. Berbeda dengan kondisi suhu udara yang dingin, mikroba sulit berkembang biak sehingga makanan lebih bertahan lama dan tidak mengubah rasanya. Namun, pengawetan dengan cara mendinginkan di dalam lemari es memiliki batasan waktu. Makanan atau sayur yang sudah dimasak dapat bertahan kurang lebih 3 hari. Buah dan sayuran yang belum dikupas atau dimasak dapat bertahan 7 sampai 14 hari. Makanan dan minuman kaleng atau instant yang masih utuh dapat bertahan sampai memasuki masa kadaluarsa makanan dan minuman tersebut.
Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, saat mengawetkan makanan, perhatikan hal-hal sebagai berikut.
1. Makanan yang dimasukkan ke dalam kulkas merupakan bahan makanan yang bermutu dan masih segar agar tidak terjadi perubahan pada rasa, warna, dan gizinya.
2. Semakin cepat makanan menjadi dingin, pengawetan makanan semakin baik.
3. Makanan ditutup rapat sebelum dimasukkan ke dalam kulkas agar tidak menyebabkan bau pada makanan lainnya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya makanan dibungkus dengan kantong alumunium foil.

D. Dampak Pemakaian Teknologi Kulkas
Ozon ( O3) terbentuk dari pemecahan molekul oksigen (O2) oleh sinar ultra violet mataharidan bergabung dengan oksigen dan atom atom oksigen lainnya membentuk ozon (O3). Posisi pada atmosfir bumi di lapisan stratosfer kira kira 15 – 20 Km diatas pernukaan bumi.Lapisanozon sangat membantu mencegah radiasisinar ultra violet yang mengakibatkan penyakit, antaralain kanker kulit, kanker mata dll.Dewasa ini kerusakan ozon menjadi isue internasional, diseluruh belahan bumi kerusakan ozondibahas oleh setiap negara, proses kerusakan ozon bermula dari bahan kimia CFCs(Chlorofluorocarbon) yang dapat melepaskan atom Chlorine dan Haloncarbon yang dapatmelepaskan atom Bromine, dimana kedua atom tersebut akan mengikat atom oksigen darimolekul ozon sehingga lapisan ozon menjadi rusak.Penggunaan Freon pada alat AC, lemari es, dan alat pendingin lain merupakan salah satu bentuk yang turut andil dalam pengrusakan ozon, karena alat ini menggunakan CFCs dalam proses kerjanya. Alat lain yaitu zat cair pemadam kebakaran (aerosol fire extinguiser) danaerosol spray lainnya menggunakan bahan kimia Haloncarbon yang dampaknya sama menjadi penyebab kerusakan ozon.
Dampak paling fatal karena menggunakanfreon adalah berkurangnya molekul ozondi stratosfer yang mengakibatkan lapisanozon menjadi semakin tipis sehinggafungsi penyerapan radiasi UV-B menjadi berkurang. Sebagai akibatnya, intensitasradiasi UV-B semakin meningkat.
Berdasarkan kajian ilmiah diketahui bahwa setiap 10 persen penipisan lapisanozon akan terjadi kenaikan radiasi UV-Bsebesar 20 persen. Paparan radiasi UV-Byang berlebih dapat menimbulkan dampak negatif.
Pada manusia, radiasi UV-B berlebihdapat menimbulkan penyakit kangker kulit, katarak mata, serta mengurangi dayatahan tubuh terhadap penyakit infeksi.Selain itu juga dapat memicu reaksikimiawi di atmosfer bagian bawah, yangmengakibatkan penambahan jumlah reaksifotokimia yang menghasilkan asap beracun, hujan asam, serta peningkatangangguan saluran pernafasan.Pada tumbuhan, radiasi UV-B dapatmenghambat pertumbuhan berbagaitanaman, bahkan beberapa menjadi kerdil.Sebagai akibatnya hasil panen menurundan tidak jarang gagal panen.
Di perairan laut, intensitas radiasi UV-Byang tinggi dapat memusnahkanorganisme kecil yang hidup di permukaanair. Phytoplanton yang menjadi sumber utama rantai makanan organisme lautdapat musnah, sehingga menimbulkan pengaruh berantai terhadap kehidupanorganisme laut. Radiasi UV-B juga akanmenurunkan kemampuan sejumlahorganisme menyerap gas karbon dioksida,yang merupakan salah-satu gas rumahkaca, sehingga konsentrasi gas rumah kacadi atmosfer akan meningkat danmenyebabkan terjadinya pemanasanglobal.

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Dengan kemajuan IPTEK yang sangat pesat maka semakin banyak teknologi – teknologi baru yang tercipta, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang. Selain berdampak positif banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan dan merusak Bumi dan lingkungannya.

B. Saran
1. Banyak dari kita yang menginginkan hidup sehat, tetapi kurang pengetahuan mengenai kesehatan sehingga kadang-kadang makanan yang kita konsumsi yang seharusnya kita jauhi malah masuk ke dalam tubuh kita. Tentu Anda tidak menginginkan diri Anda dan keluarga Anda  mengalami sakit oleh karena ketidaktahuan Anda.
2. Kurangi penggunaan Freon karena dampak paling fatal karena menggunakanfreon adalah berkurangnya molekul ozondi stratosfer yang mengakibatkan lapisanozon menjadi semakin tipis sehinggafungsi penyerapan radiasi UV-B menjadi berkurang. Sebagai akibatnya, intensitasradiasi UV-B semakin meningkat

DAFTAR PUSTAKA
Dowwload Makalah Mesin Pendingin Kulkas Format Microsoft Word (.doc) Cover | Halaman Pengesahan dll | Isi Makalah

Share:

Makalah Roket

Blog Makalah dan Karya tulis kali ini akan berbagi Contoh Makalah tetang Makalah Roket. Download Makalah Makalah Roket pada bagian akhir post ini dalam bentuk file microsoft word, Sepertia apa bentuk dan isi makalah tersebut ? Berikut contoh makalah tentang Makalah Roket

Makalah Roket

Makalah Roket
Makalah Roket

MAKALAH
TIK “Roket”

Oleh :
Deden Aran P
Kelas IXb / No. Absn. 5

SMP NEGERI 4 GENTENG
BANYUWANGI
TAHUN AJARAN
2012-2013

HALAMAN PENGESARAH
Judul : ROKET
Nama : Deden Aran P
Kelas : IXB
No. Absen : 25

Mengetahui,
Pembimbing Wali Kelas

Ridwan Dra. Sriwinatun
NIK : 991004011 NIP : 19670909 199601 2001

Kepala Sekolah

Poniman, S.Pd M.Pd
NIP : 196302121988031013

KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan
petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas TIK membuat makalah dengan judul  “Roket”,  sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.

Ucapan terima kasih yang tak lupa kami ucapkan kepada Bapak Ridwan selaku pebimbing dan kepada semua pihak yang telah membantu dan tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbatasan
dalam penyajian data dalam makalah ini,. Oleh karena itu, penulis mengharapkan  kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan  makalah ini. Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah pengetahuan  pembaca.

Banyuwangi, …
Penulis

DAFTAR ISI
Halaman Judul  i
Halaman Pengesahan ii
Kata Pengantar... iii
Daftar Isi... iv

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang 1
B. Rumusan Masalah 2
C. Tujuan 2

BAB II PEMBAHASAN
2.1. Sejarah 3
a. Roket 3
b. Jet 4
2.2. Prinsip Kerja 5
2.3. Perbedaan Mesin Roket dan Mesin Jet 8

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan 9
B. Saran 9

DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pada tahun 1232 roket digunakan oleh bangsa Cina untuk berperang melawan bangsa Mongolia. Roket yang digunakan sangatlah sederhana, hanya terbuat dari pipa yang ditutup pada salah satu sisinya dan diisi dengan bubuk mesiu. Sedang pada sisi yang lain dibiarkan terbuka, dan pipa tersebut disambungkan dengan sebuah tongkat panjang.
Beberapa abad kemudian tepatnya pada abad ke-17, Sir Isaac Newton mengemukakan bahwa pergerakan fisika dibagi menjadi 3 hukum. Pada ketiga hukum tersebut dijelaskan tentang bagaimana sebuah roket bekerja dan mengapa sebuah roket dapat bekerja di ruang hampa udara yaitu luar angkasa. Kemudian hukum pergerakan Newton mulai mendapat pengaruh pada design-design roket. Seperti  Willem  Gravesande  seorang  profesor  asal  Belanda  merancang  mobil yang  digerakkan  oleh  tekanan  jet.  Roket  juga  dipergunakan  oleh  beberapa bangsa, seperti Inggris, Austria, India untuk berperang.
Tetapi   pada   jaman   sekarang   roket   lebih   banyak   digunakan   untuk keperluan sains dan keperluan orang banyak. Contohnya di Indonesia terdapat lembaga yang menangani bidang penerbangan dan antariksa yaitu LAPAN (Lembaga Penerbangan dan   Antariksa Negara). Berbagai jenis roket telah dikembangkan di LAPAN, salah satunya adalah roket yang digunakan untuk mengukur kelembaban maupun suhu pada suatu ketinggian   sehingga dapat mengetahui curah hujan suatu daerah.
Banyak dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan momentum. Hukum kekekalan momentum berlaku untuk berbagai sistem dan tidak hanya pada benda yang bertumpukan. Contoh sistem lain yang dapat dianalisis menggunakan hukum kekekalan momentum antara lain produk teknologi modern dalam bentuk  pesawat Jet yang dapat begerak maju dan Roket yang dapat bergerak keluar angkasa. Gerak kedua alat ini disebut oleh keterlibatan besaran momentum dalam gaya dorong. Selain itu contoh lain yaitu gerak pental senapan kebelakang pada saat peluru meninggalkan senapan tersebut, palanet yang bergerak mengelilingi matahari, burung yang terbang, ikan berenang, dan orang yang berlari semuanya itu mempunyai momentum. Oleh karena itu pada pembahasan kali ini saya akan membahas tentang caradan prinsip kerja roket dan mesin Jet Karena cara dan prinsip kerja roket berkaitan dengan momentum.

B. Rumusan Masalah
1) Bagaimana cara kerja Roket dan prinsip kerja mesin Jet ?
2) Apa perbedaan antara mesin Roket dan mesin Jet ?

C. Tujuan Masalah
1) Untuk mengetahui tentang cara kerja roket dan prinsip kerja roket.
2) Untuk cara kerja mesin Jet.

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Sejarah
a. Roket
Pada zaman kuno
Tulisan paling awal yang diketahui berupa rumus untuk pembuatan mesiu, Zongyao Wujing, tahun 1044. Ketersediaan bubuk hitam (mesiu) untuk mendorong proyektil adalah pelopor pengembangan pertama dari roket berbahan bakar padat.

Roket pada masa awal cina.
Tepat ketika penerbangan pertama dari roket terjadi adalah dilombakan. Ada yang mengatakan bahwa penggunaan roket pertama tercatat dalam pertempuran oleh orang Cina di 1232 melawan Mongol. Ada laporan dari panah api dan 'panci besi' yang bisa didengar ssmpai 5 Liga (25 km, atau 15 mil) ketika mereka meledak karena benturan, menyebabkan kehancuran sampai radius 600 meter (2.000 kaki), tampaknya akibat pecahan peluru.  Penurunan jumlah pot besi mungkin merupakan jalan bagi yang tentara terkepung untuk meledakkan penyerang. Panah api entah panah dengan bahan peledak yg melekat, atau anak panah didorong oleh mesiu, seperti Hwacha Korea.
Informasi yang lebih tidak kontroversial, dicatat bahwa salah satu perangkat yang paling awal menggunakan roket pembakaran internal adalah tikus-tanah, sebuah jenis kembang api, yang dicatat pada 1264 menakuti Ibu Suri-Kung Sheng di sebuah pesta yang diadakan untuk menghormatinya oleh putranya sang Kaisar Lizong.
Selanjutnya, salah satu dari teks-teks awal yang menyebutkan penggunaan roket adalahHuolongjing , ditulis oleh perwira artileri Cina Jiao Yu pada pertengahan abad ke-14. Teks ini juga menyebutkan penggunaan pertama yang diketahui dari roket multi-tahap, yaitu 'api-naga keluar dari air "(shui huo chu panjang), yang digunakan kebanyakan oleh Angkatan Laut Cina.

b. Jet
Mesin jet sebenarnya diawali ketika seorang insinyur Perancis, Rene Lorin pertama kali mengajukan paten bagi mesin propulsi jetnya pada tahun 1913. Mesin yang dipatenkan adalah mesin athodyd (aero-thermodynamic-duct) yang tidak memiliki bagian berputar atau lebih populer dengan sebutan mesin pulse jet. Mesin tipe inilah yang kemudian dikembang dan dijadikan mesin tenaga utama pendorong bom terbang Jerman, V-1 yang dipakai untuk mengebom Inggris.
Mesin type W-1X inilah diujicoba pertama kali pada bulan Desember 1940 kemudian dimodifikasi dan dinyatakan layak untuk digunakan sebagai tenaga dalam pesawat udara. Pesawat bermesin jet Inggris pertama kali diterbangkan oleh pilot uji Gerry Sayer pada tanggal 15 Mei 1941 dengan pesawat Gloster E.28/39.
Secondo Campini dari Italia membuat mesin jet pada tahun 1933 dan bergabung dengan perancang pesawat Giavasi Caproni membuat pesawat CC-2 bermesin jet yang terbang perdana pada tanggal 27 Agustus 1940. Media massa Italia mencatatnya sebagai pesawat terbang jet pertama di dunia.
Di Asia, Jepang mulai melirik mesin jet untuk kepentingan penerbangan terutama militernya pada tahun 1937 saat Jepang membeli mesin Brown-Boveri yang dilengkapi turbocharger dari Swiss. Dari dasar inilah, tidak mengeherankan setelah mendapatkan dari sekutunya, Jerman berupa rancangan pesawat tempur Messerschmicht Me-262, Jepang mengembangkan mesin jet Ne-20 untuk mentenagai pesawat jet tempur pertamanya Kikka, yang mirip dengan jet tempur Jerman tersebut.

2.2 Prinsip Kerja
a. Prinsip Kerja Roket
Dorongan roket dan jet merupakan penerapan yang menarik dari hukum III Newton dan Kekekalan momentum. Roket memiliki tangki yang berisi bahan bakar hodrogen cair dan oksigen cair. Bahan bakar tersebut dibakar dalam ruang pembakaran sehingga menghasilkan gas lalu dibuang melalui mulut pipa yang terletak dibelakang roket. Akibatnya terjadi perubahan momentum pada gas selama selang waktu tertentu.
Berdasarkan hukum II Newton, perubahan momentum selama suatu selang waktu tertentu = gaya total. Jadi bisa dikatakan bahwa terdapat gaya total pada gas yang disemburkan roket ke belakang. Gaya total tersebut merupakan gaya aksi yang diberikan oleh roket kepada gas, di mana arahnya ke bawah. Sebagai tanggapan, gas memberikan gaya reaksi kepada roket, di mana besar gaya reaksi = gaya aksi, hanya arahnya berlawanan. Gaya reaksi yang diberikan oleh gas tersebut yang mendorong roket ke atas

Dasar Teori
Prinsip propulsi roket akan dianalogikan dengan menggunakan roket air sederhana. Prinsipnya adalah botol akan meluncur bila botol diberi tekanan udara yang tinggi ( dari pompa ) dan di dalamnya diberi sedikit air untuk menghasilkan tenaga semburan yang lebih besar.Prinsip kerja propulsi roketini merupakan penerapan dari hukum ketiga Newton dan kekelan momentum.

Cara Kerja Roket:
Pada awal perkembangan roket, roket digerakan dari hasil pembakaran bahan bakar minyak gas dan oksigen cair, untuk menghasilkan gas panas yang meledak ke bawah dan mendorong roket ke atas. Untuk roket V-2 yang dikembangkan Hitler, menggunakan turbin uap untuk memompa alkohol dan oksigen cair ke dalam ruang bakar yang menghasilkan
ledakan beruntun yang mendorong roket ke atas. Prinsip kerja roket merupakan penerapan dari Hukum Newton III tentang gerak, dimana energi panas diubah menjadi energi gerak.
Prinsip kerja dari roket berbahan bakar cair dan padat sama, di manahasil pembakaran menghasilkan gaya dorong ke atas. Kelebihan dari roket berbahan bakar padat mampu menyimpan bahan bakar dengan dengan jumlah besar untuk ruang penyimpanan yang sama, ka rena telah dipadatkan, sedangkan bahan bakar cair tidak bisa dimampatkan.

b. Prinsip Kerja Mesin Jet
Mesin jet adalah sebuah jenis mesin pembakaran dalam menghirup udara yang sering digunakan dalam pesawat. Prinsip seluruh mesin jet pada dasarnya sama; mereka mempercepat massa (udara dan hasil pembakaran) ke satu arah dan dari hukum gerak Newton ketiga mesin akan mengalami dorongan ke arah yang berlawanan. Yang termasuk mesin jet antara lain turbojet, turbofan, rocket, ramjet, dan pump-jet.
Mesin ini menghirup udara dari depan dan mengkompresinya. Udara digabungkan dengan bahan bakar, dan dibakar. Pembakaran menambah banyak peningkatan energi dari gas yang kemudian dibuang ke belakang mesin. Proses ini mirip dengan siklus empat-gerak, dengan induksi, kompresi, penyalaan, dan pembuangan terjadi secara berkelanjutan. Mesin menghasilkan dorongan karena percepatan udara yang melaluinya; gaya yang sama dan berlawanan yang dihasilkan adalah dorongan bagi mesin.
Mesin jet mengambil massa udara yang relatif sedikit dan mempercepatnya dengan jumlah yang besar, di mana sebuah pendorong mengambil massa udara secara besar dan mempercepatnya dalam jumlah kecil. Pembuangan kecepatan tinggi dari mesin jet membuatnya efisien pada kecepatan tinggi (terutama kecepatan supersonik) dan ketinggian tinggi. Pada pesawat pelan dan yang membutuhkan jarak terbang pendek, pendorong yang menggunakan turbin gas, yang umumnya dikenal sebagai turboprop, lebih umum dan lebih efisien. Pesawat sangat kecil biasanya menggunakan mesin piston untuk menjalankan pendorong tetap turboprop kecil semakin lama semakin kecil dengan berkembangnya teknologi teknik.
Efisiensi pembakaran sebuah mesin jet, seperti mesin pembakaran dalam lainnya, dipengaruhi besar oleh rasio volume udara yang dikompresi dengan volume pembuangan. Dalam mesin turbin kompresi udara dan bentuk “duct” yang melewati ruang pembakaran mencegah aliran balik dari situ dan membuat pembakaran berkelanjutan dimungkinkan dan proses pendorongan.
Mesin turbojet modern modular dalam konsep dan rancangan. Inti penghasilan-tenaga utama, sama dalam seluruh mesin jet, disebut sebagai generator gas. Dan juga modul tambahan lainnya seperti gearset pengurang dorongan (turboprop/turboshaft), kipas lewat, dan “afterburner”. Jenis alat tambahan dipasang berdasarkan penggunaan pesawat.

Mesin Jet
2.3 Perbedaan Mesin Roket dan Mesin Jet
Perbedan pokok mesin roket dan mesin jet ialah, jet memerlukan oksigen yang ada di atmorfer guna membakar bahan bakarnya. Karena itu mesin jet tidak bisa digunakan di luar angkasa yang tidak ada atmosfernya. Sedangkan roket membawa sendiri persediaan oksigenya. Bahan penghasil oksigen pada roket itu disebut oxidant.

BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Dari bahasan tentang cara kerja roket dan mesin jet dapat kita simpulkan bahwa
1) Prinsip kerja roket berbahan bakar cair. dan padat sama, dimana hasil pembakaran manghasilkan daya dorong ke atas.
2) Berdasarkan hukum II Newton, perubahan momentum selama suatu selang waktu tertentu = gaya total
3) Prinsip propulsi roket akan dianalogikan dengan menggunakan roket air sederhana
4) Mesin jet adalah sebuah jenis mesin pembakaran dalam menghirup udara yang sering digunakan dalam pesawat
5) Efisiensi pembakaran sebuah mesin jet dipengaruhi besar oleh rasio volume udara yang dikompresi dengan volume pembuangan.
6) Mesin jet memerlukan oksigen yang ada di atmorfer guna membakar bahan bakarnya.
7) Mesin roket membawa sendiri persediaan oksigenya yaitu oxidant.


3.2. Saran
Untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan kita harus berusaha, agar apa yangkita kerjakan membuahkan hasil yang bermanfaat.

DAFTAR PUSTAKA
Dowwload Makalah Roket Format Microsoft Word (.doc) Cover | Halaman Pengesahan dll | Isi Makalah

Share:

Makalah Telepon Rumah

Blog Makalah dan Karya tulis kali ini akan berbagi Contoh Makalah tetang Makalah Telepon Rumah. Download Makalah Makalah Telepon Rumah  pada bagian akhir post ini dalam bentuk file microsoft word, Sepertia apa bentuk dan isi makalah tersebut ? Berikut contoh makalah tentang Makalah Telepon Rumah

Makalah Telepon Rumah

Makalah Telepon Rumah
Makalah Telepon Rumah

MAKALAH

TIK
“telpon rumah”


Oleh :
Siti Nur Hidayatus Sholeha
Kelas IXb / No. Absn. 21

SMP NEGERI 4 GENTENG
BANYUWANGI
TAHUN PELAJARAN
2012-2013
HALAMAN PENGESAHAN

Judul : TEKNOLOGI TELPON RUMAH
Nama : Siti Nur Hidayatus Sholeha
Kelas : IXB
No. Absen : 21

Mengetahui,
Pembimbing Wali Kelas




Ridwan Dra. Sriwinatun
NIK : 991004011 NIP : 19670909 199601 2001

Kepala Sekolah




Poniman, S.Pd M.Pd
NIP : 196302121988031013















KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan
petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas TIK membuat makalah dengan judul  “Telpn Rumah”,  sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.

Ucapan terima kasih yang tak lupa kami ucapkan kepada Bapak Ridwan selaku pebimbing dan kepada semua pihak yang telah membantu dan tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbatasan
dalam penyajian data dalam makalah ini,. Oleh karena itu, penulis mengharapkan  kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan  makalah ini. Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah pengetahuan  pembaca.
Banyuwangi, …
Penulis

DAFTAR ISI
Halaman Judul  i
Halaman Pengesahan ii
Kata Pengantar... iii
Daftar Isi... iv

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang 1
B. Tujuan 2

BAB II PEMBAHASAN
A. Sejarah Telepon 3
B. Prinsip Dasar Telepon 4
C. Sistem Tranmisi 4
D. Perkembangan Telepon 5
E. Telpon Rumah 6
F. Manfaat Telpon Rumah    8

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan 10
B. Saran 10

DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam beperjalanan dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai; pengembangan senjata penghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah, dari pentungan sampai senjata nuklir.
Telepon adalah sistem komunikasi dua arah yang dikembangkan setelah telegraf. Sistem ini mengubah suara menjadi isyarat listrik di bagian pengirim dan mengubah kembali isyarat listrik tersebut menjadi suara pada bagian penerima. Telepon merupakan perangkat komunikasi yang lazim tersedia di kantor ataupun rumah. Komunikasi dua arah adalah kimunikasi yang memungkinkan bagian pengirim dan penerima mengirimkan isyarat pada waktu yang bersamaan.
Telepon merupakan teknologi yang sangat bermanfaat dan berharga bagi masyarakat modern zaman sekarang. hal ini disebabkankarena telepon dapat menghubungkan manusia di dunia ini, baik antar RT, RW, kompleks, desa, daerah, kota, pulau maupun antar negara.
Telepon. Tele=jauh, phone=suara. Alat telekomunikasi yang dapat mengirimkan suara melalui sinyal listrik. Sebuah perangkat yang terdiri dari enam bagian utama. Gagang, dialing circuit (DTMF tone or Rotary), bel, mikropon, speaker (perangkat untuk mendengarkan), dan kabel penghubung gagang dengan badan utama. Perangkat ini biasanya digunakan untuk berkomunikasi antar jarak yang berjauhan. Telepon, yang pada awal ditemukan pada tahun 1876, diniatkan sebagai media untuk mengirimkan suara, dan salah satu penerapan konsep analog, juga memberikan konstribusi yang tidak sedikit terhadap perkembangan teknologi. Sampai dengan sekitar tahun 1960-an, penerapan analog ini masih tetap bertahan, hingga setelah itu, mulai mengarah kepada teknologi digital.
Telepon merupakan penemuan mutakhir dari Alexander Graham Be Pada usia sekitar lima tahun Alex mulai menampakkan kelebihannya berupa musik dan seni yang diwariskan oleh ibunya.Saat Alex masih muda, ia telah memikirkan berbagai macam hal - hal yang biasa ia temukan dan lihat di dunia ini. bahkan pada usia yang muda, ia telah melakukan beberapa experimen. ia bersama sahabatnya yang bernama Bend Hermand. Akhirnya ia menjadi seorang pianist yang baik tanpa latihan khusus yang di dapatkannya. namun, ibunya membimbingnya dalam musik aliran accoustik.

B. Tujuan
1. Untuk memenuhi tugas TIK untuk mengikuti Ujian Sekolah
2. Sebagai tambahan informasi bagi pembaca

BAB II PEMBAHASAN
A. Sejarah Telepon
A lexander Graham Bell (1847-1922) adalah penemu dari merika dan pengajar bagiorang tuli, dan dia dikenal sebagai penemu telepon, dimana telepon berasal dari dua kata yakni, tele: jauh  dan phone: suara
, sehingga telepon dapat diartikan sebagai sebuah alat komunikasiberupa suara jarak jauh.Bell lahir pada 3 Maret 1847, di Edinburgh, Skotlandia, dan mendapat pendidikan diUniversitas Edinburgh dan London. Kemudian tahun 1870 dia pindah ke Canada dan kemudianpindah lagi ke A merika pada tahun 1871. Di A
merika dia mulai mengajar orang yang bisu dantuli, mempopulerkan sistem yang disebut 'bahasa visual'. System yang dikembangkan olehayahnya, Alexander Melville Bell, yang menunjukkan bagaimana bibir, lidah, dan tenggorokandigunakan dalam menggambarkan suara.Pada masa kanak-kanaknya, dia telah memperlihatkan rasa ingin tahu yang sangat besar pada dunia ini, yang menyebabkan dia sering mengumpulkan contoh-contoh tumbuhan. Bersamateman baiknya yang memiliki penggilingan gandum yang juga merupakan tetangganya, diasering membuat keributan, dan suatu hari ayah temannya berkata, "Mengapa kalian tidak membuat sesuatu yang lebih berguna?". Semenjak itu Alexander Graham Bell berpikir alatberguna apa yang akan ia buat. Pada umur 12 tahun,
Alexander membuat peralatan sederhanayang mengkombinasikan dayung yang berputar dengan serangkaian sikat dari paku untuk memisahkan gandum dengan kulitnya. Peralatan tersebut dapat beroperasi dengan baik selamabertahun-tahun, dan sebagai 'hadiahnya', ayah temannya memberikan mereka kesempatan untuk bermain di sebuah bengkel (workshop) kecil untuk membuat 'penemuan baru'.Sejak usia 18 tahun, Bell telah meneliti gagasan bagaimana mengirimkan danmentransfer perkataan. Tahun 1874 saat dia mengerjakan telegraph, dia mengembangkangagasan dasar yang baru bagi telephone. Percobaan yang dilakukannya bersama asistennyaThomas Watson akhirnya terbukti berhasil pada tanggal 10 Maret 1876, saat itu kata yangditransmit adalah: "Watson, come here; I want you." (Watson, datanglah kemari, sayamembutuhkanmu). Serangkaian demonstrasi penggunaan telephone, telah memperkenalkantelephone ke seluruh dunia dan dipimpin oleh perusahaannya, Bell Telephone Company padatahun 1877. Jadi dari sebuah keisengan seorang anak lah, alat komunikasi telepon tercipta

B. Prinsip Dasar Telepon
Prinsip kerja telepon dimulai ketika gagang telepon diangkat, dalam kondisi ini posisitelepon disebut off hook . Lalu sirkuit terbagi menjadi dua jalur di mana bagian positifnya akanberfungsi sebagai Tip yang menunjukkan angka nol sedangkan pada bagian negatif akanberfungsi sebagai Ring yang menunjukkan ngka -48V DC. Kedua jalur ini yang nantinya akanmemproses pesan dari sender untuk sampai ke receiver.Agar dapat menghasilkan suara padatelepon, sinyal elektrik ditransmisikan melalui kabel telepon yang kemudian diubah menjadisinyal yang dapat didengar oleh telepon receiver. Untuk teknologi analog , transmisi sinyal analog yang dikirimkan dari central office (CO) akan diubah menjadi transmisi digital.
Angka-angka sebagai nomer telepon merupakan penggabungan antara nada-nada dan frekuensi tertentuyang kemudian dinamakan Dual-tone multi-frequency DTMF dan memiliki satuan Hertz.Hubungan utama yang ada dalam sirkuit akan menjadi on hook ketika dibuka, lalu akan munculgetaran. Bunyi yang muncul di telepon penerima menandakan telepon telah siap digunakan.

C. Sistem Transmisi
Fungsi utama dari central office (CO) adalah sebagai penyedia hubungan dari pengguna kejaringan pengganti (switched network ), baik untuk pengguna rumahan maupun komersial. Dengandemikian, konsumen dapat dengan mudah mengendalikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pribadimereka. Trunk and special circuit terdiri dari Loop Start dan Ground Start. Loop Start atau nada sambungdigunakan untuk menyampaikan getaran sehingga sampai ke penerima, sedangkan Ground Startdigunakan sebagai penghubung antara private automatic branch exchange (PABX atau PBX) dengan CO.Selajutnya CO akan mengirimkan nada sambung kepada pengguna.
Rangkaian ini biasa digunakan olehperusahaan dengan skala medium hingga besar. Direct Inward Dial Trunks (DID Trunks) yang dibuatuntuk membantu penelepon mendapatkan akses langsung dalam berhubungan dengan individu ataudepartemen yang dituju. E&M (ear and mouth) Trunks seringkali digunakan untuk menghubungkan PABX dalam area yang luas dan jumlah yang besar sehingga mengurangi dial toneyang dapatmenyebabkan proses penyampaian pesan terhambat. Centrex yang berfungsi sebagai perpanjangan dariCO dengan ciri khas mirip dengan PABX. Centrex biasanya digunakan perusahaan untuk menghubungkan konsumen dengan menggunakan satu nomor di berbagai daerah.

D. Perkembangan Telepon
 1871,
Antonio Meucci mematenkan penemuannya yang disebut sound Telegraph .Penemuannya ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk suara antara dua orangdengan menggunakan perantara kabel.
 1875, perusahaan telekomunikasi The Bell mendapatkan hak paten atas penemuan Meucciyang disebuttransmitters and Receivers for Electric Telegraphs
. Sistem ini menggunakangetaran multip lebaja untuk memberikan jeda pada sirkuit.
 1876, perusahaan Bell mematenkanI
mprovement in Telegraphy . Sistem ini memberikanmetode untuk mentransmisikan suara secara telegraf.
 1877, The Charles Williams Shop merupakan tempat dimana telepon pertama kali dibuatdengan pengawasan Watson, yang selanjutnya menjadi departemen riset dan pengembangandari perusahaan telekomunikasi tersebut. A lexander Graham Bell terus memantauproduktivitas perusahaan tersebut sehingga pada akhir tahun sebanyak tiga ratus telepondapat digunakan. Perusahaan Bell juga telah mematenkan teleponelectro-magneticyangmenggunakan magnet permanen, diafragma besi, dan dering panggilan.
 1878, papan pengganti secara manual ditemukan sehingga memungkinkan banyak teleponterhubung melalui sebuah saluran pertukaran. dibawah kepemimpinan Theodore N. Vail,perusahaan Bell mempunyai 10.000 telepon yang dapat digunakan.
1880, sirkuit metallic pertama dipasang. Sirkuit ini merupakan perbaharuan dari sirkuit one-wire menjadi two-wire. Perbaharuan ini membantu mengurangi gangguan yang seringkalidirasakan dengan penggunaan jalur  one-wire.
 1891, telepon dengan nomor dial pertama kali digunakan. Telepon akan bekerja secaraotomatis menghubungkan penelepon ke operator dengan cara menekan nomor dialberdasarkan instruksi.
 1915, telepon dengan system wireless pertama kali digunakan. Sistem ini memudahkanpengguna telepon untuk saling berhubungan lintas negara.

E. Telpon rumah
Telepon rumah adalah alat elektronik untuk sebuah perlengkapan yang membuat panggilan telepon rumah. telepon rumah yang masih menggunakan kabel, berbeda dengan telepon selular yang tidak menggunakan kabel. Telepon rumah hanya bisa melakukan panggilan telepon dan menerima panggilan telepon saja. Berbeda halnya dengan telepon selular, telepon selular ynag modern dapat melakukan panggilan telepon, menerima telepon, sms (pesan teks), mms, e-mail, akses internet dan bahkan juga bisa menonton televisi.
Manfaat telepon selular dan telepon rumah bagi media komunikasi sosial
Manfaat telepon seluler/handphone Telepon selular sudah menjadi kebutuhan hidup sehari-hari bagi manusia, karena telepon selular dapat berkomunikasi kepada semua orang. Ada pun 10 manfaat dari telepon ponsel yaitu:
a. Tetap terhubung kapan saja dan dimana saja: dasar manfaat besar telepon selular kebanyakan dari kita menggunkannya adalah dapat terhubung dengan orang-orang terdekat.
b. Sms (pesan teks): sms mengejutkan karena layanan ini yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Ada banyak situasi di mana seseorang tidak bisa menghadiri panggilan, maka yang perlu lakukan adalah cukup kirim sms dan tanpa berbicara pesan disampaikan.
c. Cara keluar dalam keadaan darurat: Bayangkan Anda terjebak dalam kemacetan lalu lintas, semakin terlambat untuk rapat atau mobil Anda mogok di antah berantah. Ponsel penggunaan besar dalam waktu darurat tersebut. Anda dapat menghubungi membantu dengan menggunakan ponsel dengan mudah.
d. Navigasi di tangan anda : ponsel terus-menerus ditingkatkan dengan teknologi baru dan ponsel baru-baru ini dilengkapi dengan sistem navigasi dan GPRS. Anda tidak dapat hilang jika Anda memiliki ponsel dengan sistem navigasi. Bayangkan, hal itu memberikan Anda rincian dari setiap sudut dan sudut tujuan Anda.
e. Mini PC: ponsel yang saat ini hampir setara dengan komputer mini. Yang terbaru dilengkapi dengan jendela dan fasilitas internet. Jadi Anda tidak perlu menunggu koran! Anda hanya dapat mengakses internet pada ponsel Anda dan mengenal tentang berita terbaru, e-mail, menunjukkan film dan banyak lagi!
f. Meningkatkan bisnis Anda: ponsel adalah bantuan besar bahkan di bisnis Anda. Dengan ponsel, Anda terus-menerus dapat tetap berhubungan dengan karyawan Anda dan mengenal tentang informasi penting dari bisnis Anda.
g. Bantuan dalam hal hukum: banyak penjahat hari ini ditahan karena ponsel mereka! Polisi dapat melacak kriminal melalui pelacakan tempat di mana ponsel nya menggunakan GPS. Juga memeriksa catatan panggilan telepon sel memberikan informasi penting untuk kekuatan pertahanan tentang penjahat.
h. Hiburan yang sehat: dengan ponsel di tangan Anda, Anda tidak perlu TV atau PC untuk mendapatkan hiburan. Anda dapat bermain game, mendengarkan musik, dan gambar klik dan bahkan merekam video pada ponsel Anda.
i. Transfer data: hari ini ponsel dilengkapi dengan teknologi infrared dan bluetooth yang memungkinkan Anda untuk mentransfer data seperti mail, gambar, musik dan bahkan video hanya dalam rentang detik.
j. Gengsi dan fashion pernyataan: ponsel telah menjadi masalah dan fashion pernyataan prestise, terutama di kalangan pemuda. Jika Anda memiliki handset terbaru maka anda pasti dapat mengesankan orang lain!

F. Manfaat Telpon Rumah
Manfaat dari telepon rumah adalah kita bisa dengan mudah berkomunikasi kepada semu orang dengan membuat panggilan dari rumah atau kantor dan dapat berkomunikasi kepada semua orang. Dan kita menerima panggilan dari telepon rumah, dari kantor maupun dari telepon selular/handphone.
Telepon rumah tidak hanya bisa membuat panggilan dan menerima telepon saja bahkan telepon rumah juga bisa di pasang internet di operasikan melalui komputer. Saat ini sudah ada telepon rumah yang modern, telepon rumah modern ini bahkan bisa membuat sms (pesan teks). Telepon rumah sudah begitu banyak di gunakan oleh semua orang begitu mudah kita dapat berkomunikasi kepada semua orang-orang terdekat.

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Dengan kemajuan teknologi dan informasi, dunia menjadi tidak memiliki batas dengan seketika kita dapat berbicara dengan saudara kita yang ada di belahan dunia lain yang sangat jauh dari kita. Kemajuan tersebut mempermudah segala urusan dan meningkatkan bisnis dikalanganan indrustri.
Selain membawa dampak yang positif perkembangan teknologi juga membawa dampak yang negative.

B. Saran
Sebaiknya para pelajar menggunakan waktunya untuk lebih giat belajar karena dengan belajar kita akam dapat meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, dan nantinya kita dapat memaksimalkan pemakaian sumber daya alam yang ada di Indonesia. Karena kitalah yang akan menjadi penerus bangsa.

DAFTAR PUSTAKA
Dowwload Makalah Telepon Rumah Format Microsoft Word (.doc) Cover | Halaman Pengesahan dll | Isi Makalah

Share:

Mesin Motor

Blog Makalah dan Karya tulis kali ini akan berbagi Contoh Makalah tetang Mesin Motor . Download Makalah Mesin Motor  pada bagian akhir post ini dalam bentuk file microsoft word, Sepertia apa bentuk dan isi makalah tersebut ? Berikut contoh makalah tentang Mesin Motor

Mesin Motor

Mesin Motor
Mesin Motor


MAKALAH  TIK
“MESIN motor”

Oleh :
Rika Anggraini
Kelas IXb / No. Absn. 15

SMP NEGERI 4 GENTENG
BANYUWANGI
TAHUN PELAJARAN
2012-2013

HALAMAN PENGESAHAN
Judul : TEKNOLOGI MESIN MOTOR
Nama : Rika Anggraini
Kelas : IXB
No. Absen : 15

Mengetahui,
Pembimbing Wali Kelas

Ridwan Dra. Sriwinatun
NIK : 991004011 NIP : 19670909 199601 2001

Kepala Sekolah

Poniman, S.Pd M.Pd
NIP : 196302121988031013

KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah saya panjatkan  kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas TIK membuat makalah dengan judul  “Mesin Motor”,  sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.

Ucapan terima kasih yang tak lupa kami ucapkan kepada Bapak Ridwan selaku pebimbing, karena tugas yang beliau berikan dapat  memberikan banyak wawasan yang tidak saya miliki  dan ucapan kepada semua pihak yang telah membantu dan tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbatasan
dalam penyajian data dalam makalah ini, seperti pribasa Tak ada gadung yang tak retak”. Oleh karena itu, penulis mengharapkan  kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan  makalah ini. Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah pengetahuan  pembaca.


Banyuwangi, …

Penulis

DAFTAR ISI
Halaman Judul  i
Halaman Pengesahan ii
Kata Pengantar... iii
Daftar Isi... iv

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang 1
1.2. Tujuan 2

BAB II PEMBAHASAN
2.1. Definisi Motor Bakar 3
2.2. Klasifikasi Motor 4
2.3. Siklus Termodinamika 5
2.4. Siklus Otto 6
2.5. Sistem Kerja Motor Bakar 8
2.6. Proses Pembakaran 11
2.7. Bahan Bakar 18

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan 20
B. Saran 20

DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menunjukkan jati dirinya dalam peradaban manusia dewasa ini. Sudah tentu tidak dapat diingkari dan dipandang sebelah mata, peran perkembangan teknologi informasi telah memberikan share yang signifikan terhadap nilai tambah ekonomi. Efisiensi dalam berbagai bidang, khususnya dalam masalah waktu, tenaga dan biaya melalui kecepatan dan ketepatan informasi, serta performa fisik telah dapat ditingkatkan dengan sangat drastis, sekaligus berarti telah mampu mengefisienkan penggunaan tempat dalam artian kapasitas ruang.
Kelompok masyarakat yang maniak terhadap perkembangan teknologi informasi, memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam memprovokasi, dan memberikan pengaruh kepada lingkungan. Dengan bumbu kecanggihan dan kepraktisan yang ditawarkan, serta pemahaman manfaat ekonomis yang diberikan melalui kemudahan dan daya guna yang ditimbulkan oleh kemajuan tersebut, telah mampu menyeret lingkungan untuk menjadi pengikutnya, sehingga menjadi anggota yang secara tidak langsung justru menjadi lebih fanatik terhadap ketergantungannya pada kemajuan teknologi tersebut.
Jika masyarakat sudah terlena terhadap ketergantungan akan pemanfaatan kemajuan teknologi, mestikah harus apriori terhadap perkembangan sektor yang satu ini? Hanya yang perlu disinkronkan adalah bagaimana pesatnya kemajuan teknologi tersebut, dapat diimbangi oleh kedewasaan pola pikir masyarakat dalam peradaban masingmasing. Sehingga semua manfaat positif yang terkandung di dalamnya mampu dimanifestasikan agar mampu membantu dan mempermudah kehidupan masyarakat. Harkat kemanusiaan masih tetap terjaga seiring dengan kemajuan teknologi, inilah menjadi kewajiban semua pihak untuk terus ditanamkan agar keseimbangan dapat dipertahankan.
Tidak dapat dimungkiri dengan kompleksnya permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan, sudah mampu dibayangkan bagaimana krodit dan ruwetnya jika tidak diimbangi dengan perkembangan teknologi. Teknologi telah membuat segalanya menjadi lebih sederhana dan sangat simpel.
Perkembangan dari yang sederhana sampai dengan sekarang ini telah banyak menghabiskan tahun dan biaya eksplorasi serta penelitian, sehingga sepantasnyalah masyarakat dalam memanfaatkan produk teknologi tersebut dapat menspesifikasi bagian yang bermanfaat dalam kehidupan tanpa mengurangi nilai-nilai kehidupan itu sendiri.

1.2. Latar Belakang
Makalah ini disusun bertujuan untuk  :
1. Memenuhi tugas mata pelajaran TIK
2. Sebagai tambahan informasi bagi para pembaca

BAB II PEMBAHASAN
2.1. Definisi Motor Bakar
Motor bakar adalah salah satu jenis dari mesin kalor, yaitu mesin yang mengubah energi termal untuk melakukan kerja mekanik atau mengubah tenaga kimia bahan bakar menjadi tenaga mekanis. Energi diperoleh dari proses pembakaran, proses pembakaran juga mengubah energi tersebut yang terjadi didalam dan diluar mesin kalor (Kiyaku dan Murdhana, 1998)
Motor bakar torak menggunakan silinder tunggal atau beberapa silinder. Salah satu fungsi torak disini adalah sebagai pendukung terjadinya pembakaran pada motor bakar. Tenaga panas yang dihasilkan dari pembakaran diteruskan torak ke batang torak, kemudian diteruskan ke poros engkol yang mana poros engkol nantinya akan diubah menjadi gesekan putar

Gambar 2.1. Motor Bakar Torak
(Sumber: Arismunandar, 2002)

Motor bakar terbagi menjadi 2 (dua) jenis utama, yaitu motor diesel dan motor bensin. Perbedaan umum terletak pada sistem penyalaan. Penyalaan pada motor bensin terjadi karena loncatan bunga api listrik yang dipercikan oleh busi atau juga sering disebut juga spark ignition engine. Sedangkan pada motor diesel penyalaan terjadi karena kompresi yang tinggi di dalam silinder kemudian bahan bakar disemprotkan oleh nozzle atau juga sering disebut juga Compression Ignition Engine.

2.2. Klasifikasi Motor Bakar
Motor bakar dapat diklasifikasikan menjadi 2 (dua) macam. Adapun klasifikasi motor bakar adalah sebagai berikut :
a. Berdasarkan Sistem Pembakarannya
a). Mesin pembakaran dalam
Mesin pembakaran dalam atau sering disebut sebagai Internal Combustion Engine (ICE), yaitu dimana proses pembakarannya berlangsung di dalam motor bakar itu sendiri sehingga gas pembakaran yang terjadi sekaligus berfungsi sebagai fluida kerja.
b). Mesin pembakaran luar
Mesin pembakaran luar atau sering disebut sebagai Eksternal Combustion Engine (ECE) yaitu dimana proses pembakarannya terjadi di luar mesin, energi termal dari gas hasil pembakaran dipindahkan ke fluida kerja mesin.

b. Berdasarkan Sistem Penyalaan
a). Motor bensin
Motor bensin dapat juga disebut sebagai motor otto. Motor tersebut dilengkapi dengan busi dan karburator. Busi menghasilkan loncatan bunga api listrik yang membakar campuran bahan bakar dan udara karena motor ini cenderung disebut spark ignition engine. Pembakaran bahan bakar dengan udara ini menghasilkan daya. Di dalam siklus otto (siklus ideal) pembakaran tersebut dimisalkan sebagai pemasukan panas pada volume konstan.
b). Motor diesel
Motor diesel adalah motor bakar torak yang berbeda dengan motor bensin. Proses penyalaannya bukan menggunakan loncatan bunga api listrik. Pada waktu torak hampir mencapai titik TMA bahan bakar disemprotkan ke dalam ruang bakar. Terjadilah pembakaran pada ruang bakar pada saat udara udara dalam silinder sudah bertemperatur tinggi. Persyaratan ini dapat terpenuhi apabila perbandingan kompresi yang digunakan cukup tinggi, yaitu berkisar 12-25. (Arismunandar. W, 1988)

2.3. Siklus Termodinamika
Konversi energi yang terjadi pada motor bakar torak berdasarkan pada siklus termodinamika. Proses sebenarnya amat komplek, sehingga analisa dilakukan pada kondisi ideal dengan fluida kerja udara. Idealisasi proses tersebut sebagai berikut :
a. Fluida kerja dari awal proses hingga akhir proses.
b. Panas jenis dianggap konstan meskipun terjadi perubahan temperatur pada udara.
c. Proses kompresi dan ekspansi berlangsung secara adiabatik, tidak terjadi perpindahan panas antara gas dan dinding silinder.
d. Sifat-sifat kimia fluida kerja tidak berubah selama siklus berlangsung.
e. Motor 2 (dua) langkah mempunyai siklus termodinamika yang sama dengan motor 4 (empat) langkah.
Diagram P-V dan T-S siklus termodinamika dapat dilihat pada (gambar 2.2) di bawah sebagai berikut :

Gambar 2. 2. Diagram P-V dan T-S siklus otto
(Cengel & Boles, 1994 : 451)

2.4. Siklus Otto (Siklus udara volume konstan)
Pada siklus otto atau siklus volume konstan proses pembakaran terjadi pada volume konstan, sedangkan siklus otto tersebut ada yang berlangsung dengan 4 (empat) langkah atau 2 (dua) langkah. Untuk mesin 4 (empat) langkah siklus kerja terjadi dengan  4 (empat) langkah piston atau 2 (dua) poros engkol. Adapun langkah dalam siklus otto yaitu gerakan piston dari titik puncak (TMA=titik mati atas) ke posisi bawah (TMB=titik mati bawah) dalam silinder. Diagram P-V dan T-S siklus otto dapat dilihat pada     (gambar 2.3) dibawah sebagai berikut :

Gambar 2. 3. Diagram P-V dan T-S siklus otto
(Cengel & Boles, 1994 : 458)

Proses siklus otto sebagai berikut :
Proses 1-2 : proses kompresi isentropic (adiabatic reversible) dimana piston bergerak menuju (TMA=titik mati atas) mengkompresikan udara sampai volume clearance sehingga tekanan dan temperatur udara naik.
Proses 2-3 :  pemasukan kalor konstan, piston sesaat pada (TMA=titik mati atas) bersamaan kalor suplai dari sekelilingnya serta tekanan dan temperatur meningkat hingga nilai maksimum dalam siklus.
Proses 3-4 :  proses isentropik udara panas dengan tekanan tinggi mendorong  piston turun menuju (TMB = titik mati bawah), energi dilepaskan disekeliling berupa internal energi.
Proses 4-1 :  proses pelepasan kalor pada volume konstan piston sesaat pada (TMB = titik mati bawah) dengan mentransfer kalor ke sekeliling dan kembali mlangkah pada titik awal.

2.5. Sistem Kerja Motor Bakar
        a.  Motor bensin 4 langkah
Motor bensin empat langkah adalah motor yang setiap satu kali pembakaran bahan bakar memerlukan 4 langkah dan 2 kali putaran poros engkol. Adapun prinsip kerja motor 4 langkah dapat dilihat pada (gb.2.4) dibawah ini :

Gambar 2.4. Skema Gerakan Torak 4 langkah
(Sumber : Arismunandar, 2002)
Langkah isap :
1. Torak bergerak dari TMA ke TMB
2. Katup masuk terbuka, katup buang tertutup
3. Campuran bahan bakar dengan udara yang telah tercampur didalam karburator masuk kedalam silinder melalui katup masuk
4. Saat torak berada di TMB katup masuk akan tertutup
Langkah kompresi :
1. Torak bergerak dari TMb ke TMA
2. Katup masuk dan katup buang kedua-duanya tertutup sehingga gas yang telah diisap tidak keluar pada waktu ditekan oleh torak yang mengakibatkan tekanan gas akan naik
3. Beberapa saat sebelum torak mencapai TMA busi mengeluarkan bunga api listrik
4. Gas bahan bakar yang telah mencapai tekanan tinggi terbakar
5. Akibat pembakaran bahan bakar, tekanannya akan naik menjadi kira-kira tiga kali lipat
Langkah kerja / ekspansi :
1. Saat ini kedua katup masih dalam keadaan tertutup
2. Gas terbakar dengan tekanan yang tinggi akan mengembang kemudian menekan torak turun kebawah dari TMA ke TMB
3. Tenaga ini disalurkan melalui batang penggerak, selanjutnya oleh poros engkol diubah menjadi gerak rotasi

Langkah pembuangan :
1. Katup buang terbuka, katup masuk tertutup
2. torak bergerak dari TMB ke TMA
3. Gas sisa pembakaran terdorong oleh torak keluar melalui katup buang
B   Motor Bensin 2 Langkah
Motor bensin 2 langkah adalah mesin yang proses pembakarannya lebih sederhana dari motor 4 langkah yaitu dilakukan pada satu kali putaran poros engkol yang berakibat dua kali langkah piston. Adapun prinsip kerja motor 2 langkah dapat dijelaskan pada gb.( 2.5 ) dibawah ini :

Gambar 2.5. Skema Gerakan Torak 2 Langkah
(Sumber : Arends BPM; H Berenschot, 1980)

Langkah isap :
1. Torak bergerak dari TMA ke TMB
2. Pada saat saluran bilas masih tertutup oleh torak, di dalam bak mesin terjadi kompresi terhadap campuran bensin dengan udara
3. Di atas torak, gas sisa pembakaran dari hasil pembakaran sebelumnya sudah mulai terbuang keluar saluran buang
4. Saat saluran bilas terbuka, campuran bensin dengan udara mengalir melalui saluran bilas terus masuk kedalam ruang bakar
Langkah kompresi :
1. Torak bergerak dari TMB ke TMA
2. Rongga bilas dan rongga buang tertutup, terjadi langkah kompresi  dan setelah mencapai tekanan tinggi busi memercikkan bunga api listrik untuk membakar campuran bensin dengan udara tadi
3. Pada saat yang bersamaan, dibawah (di dalam bak mesin) bahan bakar yang baru masuk kedalam bak mesin melalui saluran masuk
Langkah kerja :
1. Torak kembali dari TMA ke TMB akibat tekanan besar yang terjadi pada waktu pembakaran bahan bakar
2. Saat itu torak turun sambil mengkompresi bahan bakar baru didalam bak mesin
Langkah buang :
1. Menjelang torak mencapai TMB, saluran buang terbuka dan gas sisa pembakaran mengalir terbuang keluar
2. Pada saat yang sama bahan bakar baru masuk ke dalam ruang bahan bakar melalui rongga bilas
3. Setelah mencapai TMB kembali, torak mencapai TMB untuk mengadakan langkah sebagai pengulangan dari yang dijelaskan diatas

2.6. Proses Pembakaran
Secara umum pembakaran didefinisikan sebagai reaksi kimia atau reaksi persenyawaan bahan bakar oksigen (O2) sebagai oksidan dengan temperaturnya lebih besar dari titik nyala. Mekanisme pembakarannya sangat dipengaruhi oleh keadaan dari keseluruhan proses pembakaran dimana atom-atom dari komponen yang dapat bereaksi dengan oksigen yang dapat membentuk produk yang berupa gas. (Sharma, S.P, 1978).
Untuk memperoleh daya maksimum dari suatu operasi hendaknya komposisi gas pembakaran dari silinder (komposisi gas hasil pembakaran) dibuat seideal mungkin, sehingga tekanan gas hasil pembakaran bisa maksimal menekan torak dan mengurangi terjadinya detonasi. Komposisi bahan bakar dan udara dalam silinder akan menentukan kualitas pembakaran dan akan berpengaruh terhadap performance mesin dan emisi gas buang. Sebagaimana telah diketahui bahwa bahan bakar bensin mengandung unsur-unsur karbon dan hidrogen.
 Terdapat 3 (tiga) teori mengenai pembakaran hidrogen tersebut yaitu :
a. Hidrokarbon terbakar bersama-sama dengan oksigen sebelum karbon bergabung dengan oksigen.
b. Karbon terbakar lebih dahulu daripada hidrogen.
c. Senyawa hidrokarbon terlebih dahulu bergabung dengan oksigen dan membentuk senyawa (hidrolisasi) yang kemudian dipecah secara terbakar. (Yaswaki, K, 1994).
Dalam sebuah mesin terjadi beberapa tingkatan pembakaran yang digambarkan dalam sebuah grafik dengan hubungan antara tekanan dan perjalanan engkol. Berikut adalah gambar dari grafik tingkatan pembakaran :

Gambar 2.6. Tingkat pembakaran dalam sebuah mesin
(Maleev.V.L, 1995)

Proses atau tingkatan pembakaran dalam sebuah mesin terbagi menjadi empat tingkat atau periode yang terpisah. Periode-periode tersebut adalah :
1. Keterlambatan pembakaran (Delay Periode)
Periode pertama dimulai dari titik 1 yaitu mulai disemprotkannya bahan bakar sampai masuk kedalam silinder, dan berakhir pada titik 2. perjalanan ini sesuai dengan perjalanan engkal sudut a. Selama periode ini berlangsung tidak terdapat kenaikan tekanan yang melebihi kompresi udara yang dihasilkan oleh torak, dan selanjutnya bahan bakar masuk terus menerus melalui nosel.
2. Pembakaran cepat
Pada titik 2 terdapat sejumlah bahan bakar dalam ruang bakar, yang dipecah halus dan  sebagian menguap kemudian siap untuk dilakukan pembakaran. Ketika bahan bakar dinyalakan yaitu pada titik 2, akan menyala dengan cepat yang mengakibatkan kenaikan tekanan mendadak sampai pada titik 3 tercapai. Periode ini sesuai dengan perjalanan sudut engkol b. yang membentuk tingkat kedua.
3. Pembakaran Terkendali
Setelah titik 3, bahan bakar yang belum terbakar dan bahan bakar yang masih tetap disemprotkan (diinjeksikan) terbakar pada kecepatan yang tergantung pada kecepatan penginjeksian serta jumlah distribusi oksigen yang masih ada dalam udara pengisian. Periode inilah yang disebut dengan periode terkendali atau disebut juga pembakaran sedikit demi sedikit yang akan berakhir pada titik 4 dengan berhentinya injeksi. Selama tingkat ini tekanan dapat naik, konstan ataupun turun. Periode ini sesuai dengan pejalanan engkol sudut c, dimana sudut c tergantung pada beban  yang  dibawa beban mesin, semakin besar bebannya semakin besar  c.
4. Pembakaran pasca (after burning)
Bahan bakar sisa dalam silinder ketika penginjeksian berhenti dan akhirnya terbakar. Pada pembakaran pasca tidak terlihat pada diagram, dikarenakan pemunduran torak mengakibatkan turunnya tekanan meskipun panas ditimbulkan oleh pembakaran bagian akhir bahan bakar.
Dalam pembakaran hidrokarbon yang biasa tidak akan terjadi gejala apabila memungkinkan untuk proses hidrolisasi. Hal ini hanya akan terjadi bila pencampuran pendahuluan antara bahan bakar dengan udara mempunyai waktu yang cukup sehingga memungkinkan masuknya oksigen ke dalam molekul hidrokarbon. (Yaswaki. K, 1994)
Bila oksigen dan hidrokarbon tidak bercampur dengan baik maka terjadi proses cracking dimana akan menimbulkan asap. Pembakaran semacam ini disebut pembakaran tidak sempurna. Ada 2 (dua) kemungkinan yang terjadi pada pembakaran mesin berbensin, yaitu :
   a.   Pembakaran normal
Pembakaran normal terjadi bila bahan bakar dapat terbakar seluruhnya pada saat dan keadaan yang dikehendaki. Mekanisme pembakaran normal dalam motor bensin dimulai pada saat terjadinya loncatan bunga api pada busi, kemudian api membakar gas bakar yang berada di sekitarnya sehingga semua partikelnya terbakar habis. Di dalam pembakaran normal, pembagian nyala api terjadi merata di seluruh bagian. Pada keadaan yang sebenarnya pembakaran bersifat komplek, yang mana berlangsung pada beberapa phase. Dengan timbulnya energi panas, maka tekanan dan temperatur naik secara mendadak, sehingga piston terdorong menuju TMB. Pembakaran normal pada motor bensin dapat ditunjukkan pada (gambar grafik 2.7) dibawah sebagai berikut :

Gambar 2.7. Pembakaran campuran udara-bensin dan
perubahan tekanan didalam silinder
(Toyota Astra Motor, 1996) Jakarta

Gambar grafik diatas dengan jelas memperlihatkan hubungan antara tekanan dan sudut engkol, mulai dari penyalaan sampai akhir pembakaran. Dari grafik diatas dapat dilihat bahwa beberapa derajat sebelum piston mencapai TMA, busi memberikan percikan bunga api sehingga mulai terjadi pembakaran, sedangkan lonjakan tekanan dan temperatur mulai point 2, sesaat sebelum piston mencapai TMA, dan pembakaran point 3 sesaat sesudah piston mencapai TMA.
b.  Pembakaran tidak normal
Pembakaran tidak normal terjadi bila bahan bakar tidak ikut terbakar atau tidak terbakar bersamaan pada saat dan keadaan yang dikehendaki. Pembakaran tidak normal dapat menimbulkan detonasi (knocking) yang memungkinkan timbulnya gangguan dan kesulitan-kesulitan pada motor bakar bensin. Fenomena-fenomena yang menyertai pembakaran tidak sempurna, diantaranya :
1. Detonasi
Seperti telah diterangkan sebelumnya, pada peristiwa pembakaran normal api menyebar keseluruh bagian ruang bakar dengan kecepatan konstan dan busi berfungsi sebagai pusat penyebaran. Dalam hal ini gas baru yang belum terbakar terdesak oleh gas yang sudah terbakar, sehingga tekanan dan suhunya naik sampai mencapai keadaan hampir terbakar. Jika pada saat ini gas tadi terbakar dengan sendirinya, maka akan timbul ledakan (detonasi) yang menghasilkan gelombang kejutan berupa suara ketukan (knocking noise)
2. Hal-hal yang menyebabkan terjadinya Detonasi
Pada lapisan yang telah terbakar akan berekspansi. Pada kondisi lapisan yang tidak homogen, lapisan gas tadi akan mendesak lapisan gas lain yang belum terbakar, sehingga tekanan dan suhunya naik. Bersamaan dengan adanya radiasi dari ujung lidah api, lapisan gas yang terdesak akan terbakar tiba-tiba. Peristiwa ini akan menimbulkan letupan mengakibatkan terjadinya gelombang tekanan yang kemudian menumbuk piston dan dinding silinder sehingga terdengarlah suara ketukan (knocking) yaitu yang disebut dengan detonasi. Hal-hal yang menyebabkan terjadinya detonasi antara lain sebagai berikut :
a) Perbandingan kompresi yang tinggi, tekanan kompresi, suhu pemanasan campuran dan suhu silinder yang tinggi.
b) Masa pengapian yang cepat.
c) Putaran mesin rendah dan penyebaran api lambat.
d) Penempatan busi dan konstruksi ruang bakar tidak tepat, serta jarak penyebaran api terlampau jauh.
Proses terjadinya detonasi dapat ditunjukkan pada (gambar 2.8) dibawah :
     
Gambar 2.8. Proses terjadinya detonasi
(Arismunandar, 2002)

Gambar di atas menjelaskan bahwa detonasi (knocking) terjadi karena bahan bakar terbakar sebelum waktunya. Hal ini terjadi pada saat piston belum mencapai posisi pembakaran, tetapi bahan bakar telah terbakar lebih dahulu.

2.7. Bahan Bakar
Bahan bakar (fuel) adalah segala sesuatu yang dapat terbakar misalnya : kertas, kain, batu bara, minyak tanah, bensin dan sebagainya. Untuk melalukan pembakaran diperlukan 3 (tiga) unsur, yaitu :
a. Bahan bakar
b. Udara
c. Suhu untuk memulai pembakaran
Panas atau kalor yang timbul karena pembakaran bahan bakar tersebut disebut hasil pembakaran.
Terdapat 3 (tiga) jenis bahan bakar, yaitu :
1. Bahan bakar padat
2. Bahan bakar cair
3. Bahan bakar gas
Kriteria utama yang harus dipenuhi bahan bakar yang akan digunakan dalam motor bakar adalah sebagai berikut:
a. Proses pembakaran bahan bakar dalam silinder harus secepat mungkin dan panas yang dihasilkan harus tinggi.
b. Bahan bakar yang digunakan harus tidak meninggalkan endapan atau deposit setelah pembakaran karena akan menyebabkan kerusakan pada dinding silinder.
c. Gas sisa pembakaran harus tidak berbahaya pada saat dilepas ke atmosfer.

BAB III PENUTUP
1. Kesimpulan
Tidak dapat dimungkiri dengan kompleksnya permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan, sudah mampu dibayangkan bagaimana krodit dan ruwetnya jika tidak diimbangi dengan perkembangan teknologi. Teknologi telah membuat segalanya menjadi lebih sederhana dan sangat simpel.
Perkembangan dari yang sederhana sampai dengan sekarang ini telah banyak menghabiskan tahun dan biaya eksplorasi serta penelitian, sehingga sepantasnyalah masyarakat dalam memanfaatkan produk teknologi tersebut dapat menspesifikasi bagian yang bermanfaat dalam kehidupan tanpa mengurangi nilai-nilai kehidupan itu sendiri.

2. Saran
Dengan perkembangan teknologi pekerjaan berat menjadi ringan, pekerjaan yang membutuhkan waktu lama menjadi lebih cepat. Kita harus dapat mengikut perkembangan dari berbagai pekembangan teknologi tersebut dengan semaksimal mungkin

DAFTAR PUSTAKA
Dowwload Makalah Mesin Motor Format Microsoft Word (.doc) Cover | Halaman Pengesahan dll | Isi Makalah

Share:

BTemplates.com