Tutorial, Trik, Tips, Cara melakukan sesuatu

Pengolahan Limbah Cair, Metode Pengolahan Limbah Cair

Pada artikel sebelumnya kami sudah membahas tentang pengolahan limbah tumbuhan dan pada artikel ini kami akan memberikan informasi mengenai penanganan limbah cair. Seiring dengan perkembangan tekonoli yang semakin berkembang, pengolahan limbah semakin modern. Begitu juga dengan pengolahan limbah cair, langkah-langkah yang digunakan dalam proses pengolahan limbah cair yang telah dilakukan sangat beragam metode dan caranya. Pada limbah cair dengan polutan yang terkadung berbeda memiliki kemungkinan serta membutuhkan proses pengolahan yang berbeda juga. Cara Mengolah limbah diaplikasikan secara keseluruhan, dengan mencampur beberapa proses atau hanya salah satu. Proses pengolahan limbah cair tersebut juga dapat dirubah sesuai dengan kebutuhan atau faktor finansial.
Pengolahan Limbah Cair, Metode Pengolahan Limbah Cair
Pengolahan Limbah Cair,
Metode Pengolahan Limbah Cair

Primary Treatment - Pengolahan Primer
Cara pertama mengolahan limbah cair sebagian besar merupakan proses pengolahan secara fisika.
A.      Penyaringan (Screening)
Langkah Pertama, limbah cair yang mengalir melewati saluran pembuangan dipisahkan menggunakan jeruji saring. Cara ini disebut penyaringan.  Cara penyaringan lebih banyak dipakai karena merupakan proses yang efisien dan murah untuk memisahkan bahan-bahan padat berukuran besar dari air limbah.
B.      Pengolahan Awal  (Pretreatment)
Langkah Kedua, limbah cair yang telah dipisahkan kemudian dimasukkan kedalam tangki atau bak yang berfungsi untuk memilah antara pasir dan partikel padat teruspensi lain yang berukuran relatif besar. Wadah atau Tangki  bisasanya dalam bahasa inggris disebut grit chamber dan proses dan cara kerjanya adalah dengan memperlambat laju air limbah sehingga partikel-partikel pasir jatuh ke dasar tangki sementara air limbah terus dialirkan untuk proses selanjutnya.
C.      Pengendapan
Setelah melewati langkah pengolahan awal, limbah cair akan dimasukkan pada tangki atau bak pengendapan. Cara pengendapan adalah cara pengolahan utama dan yang paling banyak dipakai pada langkah pengolahan pertama atau primer limbah cair. Pada wadah ada bak pengendapan, limbah cair didiamkan agar partikel yang berbentuk padat yang tersuspensi dalam air limbah dapat mengendap ke dasar tangki. Enadapan partikel tersebut akan membentuk lumpur yang kemudian akan dipisahkan dari air limbah ke saluran lain untuk diolah ke tahapan selanjutnya. Selain metode pengendapan, juga disebut metode pengapungan (Floation).
D.      Pengapungan (Floation)

Cara seperti ini lebih efektif digunakan untuk memisahkan polutan berupa minyak atau lemak. Proses pengapungan dilakukan dengan menggunakan bahan yang dapat menghasilkan gelembung- gelembung udara berukuran kecil kurang lebih 30 sampai 120 mikron). Gelembung udara yang terbentuk akan memisahkan partikel minyak dan lemak ke permukaan air limbah sehingga kemudian dapat dipisahkan. 

Apabila kandungan limbah cair hanya berupa polutan yang dapat disingkirkan melalui proses pengolahan primer, maka limbah cair yang telah dilakukan proses pengolahan primer tersebut dapat langsung dialirkan kelingkungan air yang ada dialam (perairan). Namun, apabila limbah cair tersebut masih mengandung polutan yang lain yang sulit dipisahkan melalui proses tersebut, misalnya dapat berpotensi penyebab penyakit atau senyawa organik dan anorganik terlarut, maka limbah cair tersebut perlu disalurkan ke proses pengolahan tahap berikutnya.

2.       Pengolahan Sekunder (Secondary  Treatment)
Langkah pengolahan sekunder adalah tahapan pengolahan secara biologis, yaitu dengan melibatkan mikroorganisme yang dapat membantu mengurai atau dapat mendegradasi bahan organik. Mikroorganisme yang digunakan umumnya adalah bakteri aerob.
Ada 3 cara pengolahan secara biologis yang biasanya digunakan yaitu metode penyaringan dengan menggunakan tetesan (trickling filter), metode lumpur aktif (activated sludge), dan metode kolam perlakuan (treatment ponds / lagoons) .
a.       Metode Trickling Filter
Pada langkah atau cara yang pertama, bakteri aerob yang dipakai untuk mendegradasi bahan organik melekat dan tumbuh pada suatu lapisan media kasar, biasanya berupa pecahan batu atau plastik, dengan dengan ketebalan  kurang lebih 1- 3 m. limbah cair kemudian disemprotkan pada permukaan media dan dibiarkan meresap melewati media tersebut. Selama proses peresapan, bahan organik yang terdapat dalam limbah akan didegradasi oleh bakteri aerob. Setelah meresap sampai pada dasar lapisan media, limbah akan menetes ke suatu bak penampung dan kemudian disalurkan ke tangki pengendapan.

Dalam tangki pengendapan, limbah kembali melalui proses pengendapan untuk memisahkan partikel berbentuk padat tersuspensi dan mikroorganisme dari air limbah. Endapan yang terjadi akan mengalami proses pengolahan limbah pada tahap selanjutnya, sedangkan air limbah akan dibuang ke air yang terdapat dilingkungan atau disalurkan ke tahap pengolahan selanjutnya jika masih diperlukan
b.      Metode Activated Sludge

Menggunakan cara activated sludge atau lumpur aktif, limbah cair alirkan pada sebuah bak dan didalamnya limbah dicampur dengan lumpur yang mengandung banyak bakteri aerob. Proses degradasi berlangsung didalam tangki memerlukan waktu beberapa jam, dibantu dengan pemberian gelembung-gelembung udara aerasi (pemberian oksigen). Prsoses Aerasi dapat menambah proses kerja bakteri dalam mendegradasi limbah. Selanjutnya, limbah disalurkan ke wadah pengendapan untuk mengalami proses pengendapan, sementara lumpur yang mengandung bakteri aerob dialirkan kembali ke tangki aerasi. Seperti pada metode trickling filter, limbah yang telah melalui proses ini dapat dibuang ke lingkungan atau diproses lebih lanjut jika masih dperlukan.

c.        Metode Treatment ponds atau Lagoons
Penggunaan cara treatment ponds atau lagoons atau kolam perlakuan merupakan cara yang murah namun prosesnya berlangsung relatif lama. Pada langkah-langkah ini, limbah cair ditempatkan dalam kolam-kolam yang terbuka. Algae yang tumbuh dipermukaan kolam akan berfotosintesis menghasilkan oksigen-oksigen. Oksigen yang dihasilkan kemudian digunakan oleh bakteri aero untuk proses penguraian atau degradasi bahan organik dalam limbah. Cara seperti ini, terkadang kolam juga diaerasi. Selama proses degradasi yang terjadi di kolam, limbah juga akan mengalami proses pengendapan. Setelah limbah terdegradasi dan membentuk endapan-endapan didasar kolam, air limbah dapat dialirkan untuk dibuang ke air yang berada dilingkungan  atau diolah lebih lanjut.

3.  Pengolahan Tersier (Tertiary Treatment)
Metode  tersier dilakukan apabila sudah melalui pengolahan primer dan sekunder masih terdapat zat-zat tertentu pada limbah cair yang dapat membahayakan terhadap lingkungan sekitar atau masyarakat. Metode tersier bersifat khusus, artinya penggunaan cara ini disesuaikan dengan kandungan zat yang terdapat dalam limbah cair. Biasanya zat yang tidak dapat dihilangkan sepenuhnya melalui proses pengolahan primer maupun sekunder adalah zat anorganik terlarut, seperti fosfat, nitrat, dan garam.

Metode tersier sering disebut pengolahan lanjutan (advanced treatment). Tahapan ini meliputi berbagai proses secara kimia dan fisika. Contoh cara pengolahan tersier yang dapat digunakan adalah metode saringan multimedia, precoal filter, microstaining, vacum filter, saringan pasir, penyerapan dengan karbon aktif, pengurangan besi dan mangan, dan osmosis bolak-balik.

Penggunaan langkah tersier jarang dilakukan pada fasilitas pengolahan limbah. Hal ini karenakan biaya operasional yang diperlukan untuk melakukan proses pengolahan tersier cenderung tinggi sehingga tidak ekonomis. 

4.       Desinfeksi (Desinfection)
Metode Desinfeksi atau biasa disebut dengan pembunuhan kuman bertujuan untuk membunuh atau mengurangi mikroorganisme patogen yang terkandung di limbah cair. Mekanisme desinfeksi dapat secara kimia, yaitu dengan mencampur senyawa atau zat tertentu, atau dengan perlakuan fisik. Dalam menentukan senyawa untuk membunuh mikroorganisme, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu :
  1. Daya racun zat
  2.  Waktu kontak yang diperlukan
  3. Efektivitas zat
  4. Kadar dosis yang digunakan
  5.  Tidak boleh bersifat toksik terhadap manusia dan hewan
  6.  Tahan terhadap air
  7. Biayanya murah

Contoh pengolahan atau metode desinfeksi pada limbah cair adalah penambahan klorin (klorinasi), penyinaran dengan ultraviolet(UV), atau dengan ozon (O?).
Langkah desinfeksi terhadap limbah cair biasanya dilakukan setelah langkah-langkah pengolahan limbah selesai, yaitu setelah pengolahan primer, sekunder atau tersier, sebelum limbah dibuang ke lingkungan.

5.       Pengolahan Lumpur (Slude Treatment)

Pada tahapan-tahapan pengolahan limbah cair, baik primer, sekunder, maupun tersier, akan menghasilkan endapan polutan berbentuk lumpur. Lumpur tersebut tidak bisa secara langsung dibuang, melainkan haru melalui proses lebih lanjut. Endapan lumpur sisa atau hasil dari pengolahan limbah cair biasanya akan diolah lebih lanjut secara aerob (anaerob digestion), kemudian dialirkan ke beberapa alternatif, yaitu dibuang ke laut atau ke lahan pembuangan (landfill), dijadikan pupuk kompos, atau dibakar (incinerated).
Share:

Peraturan Yang Harus Diketahui Calon Penumpang Pesawat Untuk Membawa Cairan Ke Bagasi Pesawat


Transportasi melalui jalur udara merupakan sarana yang paling banyak digunakan apabila ingin menuju tempat-tempat yang jauh. Bagi seorang yang seringg menggunakan sarana transportasi ini mungkin sudah banyak pengetahuan yang dimiliki teruma tentang Aturan Membawa Cairan Ketika Menggunakan Sarana Transportasi Udara.

Namun, bagi Anda yang baru pertama kali menggunakan sarana transportasi udara ada sebuah aturan yang perlu diketahui ketika menggunakan sarana transportasi udara terutama peraturan penerbangan internasional yang diberlakukan untuk seluruh maskapai penerbangan, membahas tentang peraturan membawa cairan dan menaruh pada bagasi pesawat, terdapat peraturan yang sudah diatur oleh ICAO (International Civil Aviation Organization). Ada beberapa cairan berjenis liquid, aerosol, gel (LAG) mempunyai Batasan dan aturan yang berbeda.
 
Akuran dan Aturan Benda Cair yang dibawa pada bagasi pesawat
Akuran dan Aturan Benda Cair yang dibawa pada bagasi pesawat
sumber gambar : www.futuready.com
Berdasarkan surat ICAO  Nomor: AS 8/11–06/10 tentang Recommended Security Control Guidelines for Screening LAGs. Pada 6 Maret 2007 Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengeluarkan SKEP/43/III/2007. Tentang Penanganan Cairan Aerosol dan Gel (Liquids, Aerosol and Gels) yang Dibawa Penumpang Ke Dalam Kabin Pesawat Udara Pada Penerbangan Internasional sebagai regulasi nasional.

Dengan alasan faktor kemanan yang dikeluarkan oleh ICAO hal ini memiliki maksud untuk lebih waspadai terhadap aksi terorisme yang sudah terjadi terutama menggunakan bendar cair untuk melakukan aksi terorisme. Jenis-jenis benda cairan yang termasuk LAG harus diwaspadai sebagai bahan untuk membuat peledak. Namun, maskapai mempunyai aturan yang dikeluarkan khusus, untuk membawa cairan pada bagasi pesawat.

LAG Liquid, Aerosol, Gel adalah sebagai berikut:
  1.  Minuman (air mineral, jus, minuman kaleng)
  2. Parfum
  3. Hairspray
  4. Gel (gel rambut)
  5. Krim (body lotion, minyak angin, balsem)
  6.  Kosmetik (mascara,lipgloss)
  7. Pasta (odol, selai roti)
  8. Cairan lensa kontak

Jenis-jenis benda cair LAG yang tersebut di atas ini menjadi barang bawaan penumpang yang akan diwaspadai oleh petugas pemeriksaan barang. Walaupun bareang tersebut dibawa sendiri oleh penumpang sebelum masuk ke bandara, atau yang dibeli ketika dibanadara atau pada toko duty free yang berada di bandara.

Prosedur Membawa Benda Cair ke Pesawat
Prosedur yang harus dipatuhi oleh calon penumpang untuk membawa benda cair berjenis LAG ke pesawat, yaitu:
Jenis barang LAG seperti minuman, semprotan, krim, parfum, gel dan pasta gigi, harus berada di dalam tempatnya. Untuk bisa dibawa ke bagasi, mempunyai syarat dengan kapasitas maksimum 100 ml atau 100 mg.
Apabila dalam peristiwa Anda membawa botol yang ukurannya lebih dari 100 ml. Itu juga akan ditahan, walaupun isinya tinggal dikit karena batas ukuran botol juga.
Jenis-jenis benda yang mengandung cairan LAG yang akan dibawa ke dalam kabin pesawat. Harus dimasukkan ke dalam wadah kantung plastik yang bisa dibuka-tutup secara manual.
Setiap calon penumpang pesawat biasanya diperbolehkan hanya membawa satu wadah plastik transparan saja. Dengan ketentuan, total volume benda cair LAG yang dibawa tidak boleh lebih dari 1 liter.
Tapi peraturan membawa cairan ke dalam  bagasi pesawat juga mempunyai pengecualian, yang hanya berlaku untuk obat-obatan, susu dan makanan bayi.

Jenis Benda Cair LAG yang Beli dari Duty Free Shop
Hal Ini dimaksudkan apabila petugas keamanan bandara dapat memastikan, kalau barang yang dibeli di dalam wilayah bandara oleh penumpang itu benar sesuai dengan aturan. Sehingga benda cair tersebut sudah teruji kemanannya untuk bisa membawa cairan ke bagasi pesawat.

Kantong Plastik Transparan
Jenis kantong plastik yang digunakan untuk barang dalam bentuk LAG harus dimasukkan dalam kantong plastik tranparan haru memiliki berukuran 30 cm x 40 xm. Tujuannya untuk menandakaan barang-barang tersebut, telah diperiksa dan bisa dibawa ke dalam kabin pesawat.

Segel Kemasan
Penutup yang digunakan pada barang barang LAG harus dalam kondisi bagus dalam artian masih baik dan tidak rusak. Ini bertujuan agar barang tersebut tidak dicurigai karena masih original atau masih sesuai aslinya dan tidak berupa barang atau bahan jenis komponen lain, agar tiidak membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Minuman Alkohol Dititip ke Cabin Crew
Membawa cairan berjenis Alkohol yang digunakan untuk konsumsi harus didipkan di cabin crew hal Ini bertujuann agar seorang penumpang pesawat yang membeli minuman berakohol tidak terlalu banyak jumlah yang dikonsumsi. Untuk menjaga kenyamanan penumpang lain pada pesawat, saat membawa cairan ke bagasi pesawat.

Semoga uraina diatas dapat menambah pengetahuan bagi Anda calon penumpang atau pengguna transportasi udara dan untuk menghindari hal buruk atau masalah yang tidak diinginkan. Selamat menikmati perjalalanan Anda. Sebagai penumpang yang bijak pastikan sudah memiliki asuransi perjalanan untuk melindungi perjalanan Anda agar terlindungi perjalanan pribadi atau keluarga Anda.

Share:

Cara Mendapatkan Tiket Pesawat Murah


Hobi traveling merupakan kegiatan yang tidak lepas dengan transaksi pembelian tiket, baik tiket pesawat, alat transportasi laut dan alat transporstasi darat. Apabila kita cermat maka akan mendapat keuntungan dengan membeli tiket yang murah, promo adalah waktu yang tepat dan menjadi pilihan banyak orang untuk bepergian, karena banyak penawaran dengan harga yang relative murah.

Apakah harus menunggu promo jika ingin mendapatkan harga tiket yang murah?
Promo harga tiket murah biasanya banyak dijumpai jika musim liburan tiba, namun bagaimana jika kita hendak pergi dalam waktu dekat. Solusinya adalah membeli tiket dengan membeli tiket pesawat secara online. Sebab dengan cara ini, Anda tetap memiliki peluang besar untuk  mendapatkan tiket yang lebih murah.
Cara Mendapatkan Tiket Pesawat Murah
Cara Mendapatkan Tiket Pesawat Murah

Ternyata tanpa harus menunggu moment promo, Anda bisa mendapatkan tiket pesawat murah dengan cara-cara berikut ini.

Pilih Waktu Terbang yang Tepat

Apa pun urusan dan kebutuhannya, pastikan Anda memilih waktu untuk pergi dengan transportasi udara yang tepat. Tipsnya adalah dengan menghindari akhir pekan, momen liburan, dan hari-hari sibuk untuk perjalanan bisnis. Pada akhir pekan, harga tiket pesawat biasanya akan mengalami kenaikan. Begitu juga di saat liburan.  Selain kedua waktu tersebut, harga tiket pesawat juga akan lebih mahal pada hari Senin. Sebab banyak orang melakukan perjalanan bisnis pada awal pekan.
Hindari untuk memilih tanggal penerbangan pada saat-saat tersebut. Sebab Anda akan sulit untuk mendapatkan tiket pesawat yang murah.
Melakukan perjalanan melalui transportasi udara pada saat-saat jam sibuk tentu akan membuat Anda harus membayar lebih mahal. Akan sangat tepat jika Anda memilih jam terbang paling awal (pagi) atau paling malam. Sebab harga tiket pesawat pada jam-jam seperti ini akan lebih murah daripada harga jam-jam sibuk (pagi hingga sore hari).

Menjadi Anggota atau Member sebuah Maskapai Penerbangan

Unt k mendapatkan kesempatan membeli tiket murah tanpa harus menunggu promo dengan cara yang satu ini, yakni dengan menjadi member maskapai penerbangan favorit Anda. Pada umumnya, hampir semua maskapai penerbangan memiliki program member ini. Mereka akan memberikan beragam fasilitas tambahan selain fasilitas yang bisa Anda dapatkan dari pembelian tiket reguler di maskapai tersebut. Anda akan mendapatkan beragam informasi produk dan promosi terkini, termasuk program pengumpulan poin reward serta penawaran menarik lainnya. Dengan menjadi member, Anda juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan diskon, penukaran poin, atau bahkan harga khusus untuk pembelian tiket pesawat.


Manfaatkan Tiket Transit

Jika waktu lebih longgar atau lebih lama maka usahakan jangan langsung melakukan perjalanan udara dengan satu tiket untuk tujuan yang panjang (jauh) bisa saja membuat Anda harus membayar mahal. Mengingat Anda tidak perlu transit atau bahkan menghabiskan banyak waktu di ruang tunggu. Namun, jika ingin harga tiket yang lebih murah, memanfaatkan tiket transit adalah pilihan yang tepat.
Anda bisa memilih tiket dari kota tertentu ke kota tujuan Anda, misalnya dari Surabaya atau Jakarta yang tentu saja menyediakan lebih banyak rute penerbangan dan pilihan maskapai penerbangan. Dari kota asal, Anda bisa menuju airport tersebut dengan tiket murah dari salah satu maskapai penerbangan, lalu terbang ke tujuan akhir Anda dengan tiket dari maskapai yang berbeda dan memberikan harga yang jauh lebih murah daripada Anda beli tiket terusan dari kota asal Anda. Cara seperti ini akan menghemat banyak uang Anda. Namun, jangan lupa untuk menyesuaikan jam penerbangan Anda.

Beli Tiket Keberangkatan Lebih Dulu

Apabila kesulitan untuk mendapatkan tiket murah untuk perjalanan pulang-pergi, akan sangat tepat bila Anda membeli tiket ini secara terpisah saja (tidak bersamaan). Menyesuaikan harga yang murah untuk keberangkatan dan kepulangan sekaligus sering menjadi pekerjaan yang sulit. Untuk itu, tidak ada salahnya membeli tiket keberangkatan terlebih dahulu, terutama jika Anda telah mendapatkan harga yang murah. Anda bisa membeli tiket kepulangan pada lain waktu saat Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah lagi. Cari Informasi Penawaran Terkini Menemukan tiket murah bisa saja menjadi pekerjaan yang gampang-gampang susah, terutama saat tak ada penawaran diskon khusus. Agar Anda mendapatkan tiket murah di luar momen diskon, selalu cari informasi tiket paling akurat dan terkini secara online. Selain itu, pilih waktu terbang yang tepat sejak awal agar Anda bisa mendapatkan tiket dengan harga murah.
Share:

BTemplates.com